BATAM HARI INI

Balai POM di Batam Tangani 12 Kasus selama 2019, 4 Perkara Berstatus Inkrah

Dari 4 perkara berstatus inkrah yang ditangani Balai POM di Batam, pidana penjara 3 bulan dan denda Rp 5 juta Rupiah menjadi putusan terberat.

Balai POM di Batam Tangani 12 Kasus selama 2019, 4 Perkara Berstatus Inkrah
TRIBUNBATAM
Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Balai Pengawasan Obat dan Makanan di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menindak 12 kasus tindak pidana obat dan makanan selama 2019.

Kepala Balai POM di Batam, Yosef Dwi Irawan mengatakan dari 12 kasus yang ditangani, setidaknya ada 4 perkara yang sudah mendapatkan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Yosef mengungkapkan, pidana kurungan penjara 3 bulan dan denda Rp 5 juta Rupiah menjadi putusan pengadilan yang paling berat. 

Putusan itu menurut Yosef sangat jauh dari harapan, karena dalam Undang Undang nomor 35 tahun 2009 tentang kesehatan, ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar Rupiah. 

"Putusan lainnya lebih rendah lagi. Bisa jadi ini penyebab tidak jeranya pelaku tindak pidana obat dan makanan," ujar Yosef Dwi Irawan, Minggu (12/1/2020)

Selain 4 perkara yang berkekuatan hukum tetap, terdapat 1 perkara yang sudah masuk tahap 1. Selain itu, ada 2 perkara yang masuk dalam tahap 2, serta 4 perkara yang masuk dalam tahap dikeluarkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP).

Sita Kosmetik Ilegal Total Rp 1 Miliar Lebih 

Sepanjang triwulan pertama di tahun 2019. Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri mengamankan  39.251 picis kosmetik ilegal di Batam.

Dari pengungkapan dengan tiga lokasi yang ada di Batam ini, jumlah nominal kosmetik ilegal tersebut mencapai Rp 1 miliar lebih.

Hal ini disampaikan, Kepala BPOM Kepri Yosef Dwi Irwan. Ia mengatakan, dari pengungkapan ini pun sudah ada tiga orang tersangka yang diamankan.

Halaman
12
Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved