BATAM TERKINI
Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Pesan Sesmenko Perekonomian RI Kepada Pejabat BP Batam
Susiwijono menghimbau kepada para pejabat untuk meningkatkan integritas, kapasitas, produktivitas dan menguatkan solidaritas di unit kerja
Dalam kesempatan ini, Susiwijono memaparkan sejumlah tantangan, peluang dan outlook perekonomian Indonesia saat ini dan kedepan sesuai dengan Visi Misi dan Arahan Presiden yang telah tertuang dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah) 2020-2024.
Ia juga menerangkan upaya mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional 6 persen dengan Program Percepatan (Quick Wins) dan Program Kerja 2020-2024 untuk mencapai target tersebut.
Hal ini disampaikan guna menyamakan persepsi BP Batam dalam menjalankan tugas dan arah pengembangan kedepan disesuaikan dengan RPJMN 2020-2024.
“RPJMN Baru ditentukan oleh pemerintah itu menjadi pegangan dalam menjalan tugas teman-teman, jangka pendek (untuk Batam) kita fokus investasi dan ekspor, industri manufaktur pendorong ekspor. Batam kedepan, juga menjadi program Presiden," ungkap Susiwijono.
Dalam Program Percepatan (Quick Wins), Susiwijono mengatakan, arahan Presiden RI Joko Widodo meminta dilakukan Pengintegrasian Pengembangan dan Pengelolaan Kawasan Batam, Bintan, dan Karimun (BBK) menjadi satu Kawasan ekonomi terintegrasi guna meningkatkan realisasi investasi dan penguatan kelembagaan 3 daerah KPBPB lain yakni Bintan, Karimun dan Tanjung Pinang.
Program Percepatan ini ditargetkan dalam kurun waktu 3 hingga 6 bulan, diawali dengan pemetaan konsep pengembangan Kawasan BBKT (Batam Bintan Karimun Tanjung Pinang).
“Kami ditarget quick wins 3 – 6 bulan, intinya kawasan Batam dan sekitarnya kita bangun sama-sama, sesuai arahan Presiden," tutur Susiwijono.
(*/tribunbatam.id/ roma uly sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sekretaris-menteri-kemenko-perekonomian-ri-susiwijono-moegiarso.jpg)