Breaking News:

Pelapor Dugaan Pemerasan Minta Maaf, Budianto Sebut Oknum Catut Nama AKBP Andi Sinjaya Ghalib

Budianto menjelaskan duduk perkara dugaan pemerasan yang mengaitkan nama mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib

net
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Budianto menjelaskan duduk perkara dugaan pemerasan yang mengaitkan nama mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Andi Sinjaya Ghalib.

Budianto mengadukan dugaan pemerasan itu ke Indonesia Police Watch (IPW).

Tidak lama dari pelaporan itu, AKBP Andi Sinjaya Ghalib dimutasi ke bagian lain.

Budianto menjelaskan, semua berawal ketika dirinya menjadi korban pengerusakan objek tidak bergerak di Jalan Kuningan Barat Raya Nomor 29 seluas kurang lebih 400 meter persegi, yang terjadi 4 Maret 2018.

Sosok Sebenarnya AKBP Andi Sinjaya Ghalib, Anak Eks Jaksa Agung & Bongkar Kasus Anak Ayu Azhari

Dia pun melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Namun, hingga sekarang kasus tersebut belum juga ditindak lanjuti pihak Polres hingga 2019.

Alasannya, dua orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yaitu MY dan S belum juga ditangkap.

Akhirnya, seorang oknum pengacara menawarkan jasa kepada Budianto dan menjamin kasus tersebut segera diusut hingga P21.

Oknum yang mengaku kenal dengan AKBP Andi Sinjaya Ghalib ini bahkan meminta uang sebesar Rp 1 miliar.

Soal AKBP Andi Sinjaya Ghalib, Kabid Humas Polda Metro: Bukan dicopot, itu Mutasi Biasa

Uang itu disinyalir untuk memuluskan perkara di kepolisian agar kasus tersebut dibawa ke meja hijau.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved