PT KDH

Lebih Rendah dari Tuntutan, JPU Hargai Putusan Hakim PN Karimun Soal PT KDH, Pertama di Indonesia

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Karimun, Yogi Taufik menyebut, perkara ini merupakan yang pertama di Indonesia. Pihaknya menghargai putusan hakim.

Lebih Rendah dari Tuntutan, JPU Hargai Putusan Hakim PN Karimun Soal PT KDH, Pertama di Indonesia
tribunbatam.id/elhadifputra
Sidang putusan kasus BPJS Ketenagakerjaan PT KDH di Pengadilan Negeri Karimun, Senin (20/1/2020). 
TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Meski memilih pikir-pikir terhadap putusan yang diberikan Hakim Pengadilan Negeri Karimun kepada dua mantan Direktur PT Kawasan Dinamika Harmonitama (KDH)  Jaksa Penuntut Umum (JPU) tetap bersyukur dengan putusan hakim. 
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Karimun, Yogi Taufik mengatakan, meski lebih rendah dari tuntutan JPU yakni 6 bulan penjara, pihaknya bisa meyakinkan majelis hakim ada perbuatan melawan hukum yang dilakukan dua eks direktur ini. 
Majelis hakim memutuskan hukuman kurungan penjara terhadap terdakwa Indra Gunawan dan M Yusuf selama empat bulan. Putusan ini lebih lebih dua bulan dari tuntutan JPU, yakni enam bulan.
"Kami mengucapkan syukur. Karena ini perkara pertama di Indonesia. Apa yang kami upayakan terbukti secara meyakinkan majelis hakim. Sehingga para terdakwa dapat mendapatkan hukuman penjara," kata Yogi usai persidangan, Senin (20/1/2020) sore.
Disebutkan Yogi, dengan adanya putusan tersebut maka dapat menjadi perhatian serius bagi para pengusaha agar tidak lagi lalai dalam menjalankan kewajiban membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan ataupun BPJS Kesehatan pekerja.
"Karena terkait kepentingan orang banyak atau pekerja," tuturnya.
Selain itu Ia juga berharap dengan adanya putusan atas kasus ini maka penyidik kepolisian dan penyidik ketenagakerjaan dapat lebih intens menyelidiki perusahaan yang tidak ikut aturan.
"Agar kedepannya penyidik lebih getol lagi menyidik perusahaan yang menunggak," ucapnya.(tribunbatam.id/elhadifputra) 
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved