Rabu, 22 April 2026

Protes Kegiatan Batam Sepeda Digelar Senin dan Bikin Macet Jalan, Ini yang Dilakukan Nita

Kegiatan Batam Bersepeda yang dilaksanakan pada hari Senin (20/01/2020), menuai protes dari warga Batam yang akan memulai aktivitas di hari Senin.

|
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGROHO
Ribuan warga berpartisipasi dalam kegiatan Batam Bersepeda saat melintas di Jembatan Layang Laluan Madani, Batam, Senin (20/1/2020). Kemacetan terlihat di antara para pesepeda yang gowes pagi di jam kerja sepanjang 20 km. 

Menurut Rudi, Pemilihan hari Senin ini didasari karena tanggal (20/1/2020) mudah diingat.

"Nanti kalau ada orang tanya kapan hari Batam Bersepeda kan gampang mengingatnya," sambung Rudi.

"Dan kebetulan memang hari Senin, karena kita ingin tanggal 20, karena ini acara yang pertama kali tetap kita laksanakan pada hari Senin. Acara ini ke depannya mungkin tiap bulan atau triwulan akan kita laksanakan terus," kata Rudi.

Rudi kemudian mengatakan kalau kegiatan Batam Bersepeda tak mengganggu pelayanan masyarakat.

"Saya sampaikan bahwa pelayanan ini tidak terganggu sedikit pun, karena mereka yang memegang loket pelayanan tidak ikut kegiatan pada hari ini, mereka tetap pada loketnya," kata Rudi.

Kemudian Rudi menjelaskan rencananya yang akan membuat lajur untuk pengguna sepeda di Kota Batam.

"Lima lajur ini nanti tiga akan saya fungsikan untuk kendaraan roda empat ke atas. Kemudian lajur ke empat akan kita gunakan untuk pengendara sepeda dan sepeda motor," kata Rudi.

Pemisahan roda dua dan empat ini dimaksudkan Rudi demi meminimalisir bahaya terhadap pengendara roda dua.

"Supaya terpisah pengendara roda dua dengan roda 4 karena ini berisiko. Hari ini kan bebas. Kalau selesai lajur ke empat untuk sepeda nanti jalur ke limanya untuk angkutan massal," kata Rudi. 

Walikota: Semua Kegiatan Pasti Ada Macet

Warga Batam mempertanyakan kegiatan Batam Bersepeda yang dilaksanakan pada hari kerja yakni hari Senin (20/01/2020).

Pasalnya, ribuan orang yang gowes di jalanan sepanjang 20 kilometer tersebut memicu kemacetan yang mengakibatkan banyak warga telat masuk kerja dan anak-anak sekolah juga terlambat.

Menanggapi protes warga itu, Walikota Batam H Muhammad Rudi mengatakan, jika setiap kegiatan pasti akan menyebabkan macet. 

"Semua kegiatan pasti ada macet, menurut saya tadi macetnya hanya ada di beberapa simpang saja. Contoh Simpang Kepri Mall, itu pun tidak menyetop habis untuk kita lewat," katanya.

Rudi mengatakan, dia telah mengintruksikan untuk mengatur lalu lintas saat rombongan peserta Batam Bersepeda melewati persimpangan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved