Serba-serbi dan Makna Salad Yu Sheng Khas Imlek 2020, Aduk yang Tinggi Sebelum Dimakan
Saat merayakan hari raya Tahun Baru China atau Imlek, akan terasa menyenangkan apabila bisa menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Ada 17 macam bahan itu simbol China untuk rezeki kita. Kalau nomornya ganjil dianggap ada nilai lebihnya,” ujar Chef Suyanto.
Simbol dari setiap bahan Yu Sheng
Sementara untuk simbol beberapa bahan, pertama adalah kacang giling yang melambangkan emas dan perak.
Lalu kerupuk melambangkan emas murni. Sementara wijen melambangkan banyak berkah rezeki.
Cara Menyantap Yu Sheng
Selain setiap bahan dalam Yu Sheng yang memiliki maknanya masing-masing, cara menyantapnya pun begitu.
Pertama, untuk penyajian Yu Sheng adalah memeras jeruk ke atas salmon. Setelahnya, salmon ditata di atas wortel. Kemudian saus disajikan untuk dicampur dengan salad.
“Kacang dicampur, wijen, lalu kerupuk. Saus kita putar penuangannya. Kenapa dibikin berputar? Untuk keberkahan suatu keluarga bisa terpenuhi semua. Berkah dalam satu keluarga terpenuhi semua, keberkahannya berputar,” kata Suyanto.
Dalam proses penataan juga terdapat doa-doa yang harus diucapkan. Doa-doa tersebut memiliki filosofi dan harapan yang mewakili kemakmuran, nasib baik, dan pengharapan rezeki.
Setelah ditata, proses pengadukan jadi langkah selanjutnya. Proses ini juga penuh filosofi sekaligus yang paling seru.
Proses pengadukannya dilakukan bersama-sama menggunakan sumpit dan diangkat tinggi-tinggi.
Konon, semakin tinggi Yu Sheng diaduk dan diangkat, maka akan semakin berkah pula. Sambil diaduk dan diangkat, juga ada doa khusus yang diucapkan.
Menggunakan sumpit, salad diangkat ke atas sambil mengucapkan “Lo Hei! Lo Hei!”.
Semakin tinggi salad dilemparkan maka akan semakin banyak rezeki di tahun baru.
Setelah dicampur, saatnya menyantap Yu Sheng. Salad ini memiliki rasa dan tekstur yang menarik. Hampir semua rasa dan tekstur ada di dalamnya.