Sabtu, 25 April 2026

BATAM TERKINI

Antisipasi Virus Corona, KKP Batam Siagakan 2 Thermal Scanner di Pelabuhan Batam Centre

Di Pelabuhan Batam Centre disiapkan 2 buah thermal scanner. Sehari-hari sudah diaktifkan namun karena kasus ini tambah ditingkatkan intensitasnya

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Mencegah masuknya peredaran virus Corona, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Pelabuhan Internasional Sekupang, Batam meningkatkan pengawasan terhadap turis atau Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Batam. 

"Ya, karena Batik Air ada yang dari sana (Tiongkok). Dari kawan-kawan, akan dilengkapi sarung tangan dan masker bang," kata salah seorang petugas Avsec kepada Tribun Batam, Rabu (22/1/2020).

Menurut sumber ini, pesawat rute Shenzen menuju Batam sendiri akan mendarat pada Kamis (23/1/2020) pagi.

"Kalau untuk operasionalnya kira-kira sudah sebulan bang. Besok pagi itu ada yang landing pesawatnya. Jadi kita pun safety," tambahnya.

Dia pun mengakui, untuk masker dan sarung tangan sendiri akan terus dilengkapi oleh pihak manajemen Avsec Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam.

"Kabar terakhir akan ditambah terus jumlah safety (sarung tangan dan masker) itu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktur BUBU Hang Nadim Batam, Suwarso menyebut pihaknya juga telah menempatkan alat pendeteksi suhu atau thermal detector di area kedatangan.

"Sampai saat ini belum ada temuan," ucapnya mengomentari perkembangan virus Corona di Batam

WASPADAI Virus Corona, Pelabuhan Internasional Sekupang Pasang Thermal Detector

Untuk mencegah masuknya peredaran virus corona, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Pelabuhan Internasional Sekupang, Batam mulai meningkatkan pengawasan terhadap turis atau Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Batam.

Peningkatan pengawasan itu dilakukan dengan alat pendeteksi suhu atau thermal detector di pintu kedatangan.

Pantauan TRIBUNBATAM.id, Rabu (22/1/2020) puluhan Warga Negara Asing (WNA) yang tiba di pintu kedatangan harus menjalai deteksi suhu tubuh oleh petugas.

Kepala Badan Pengelolah Usaha Pelabuhan Internasional Sekupang, Arif Nurhidayat, saat dikonfirmasi Rabu (22/1/2020) mengatakan, alat deteksi suhu tubuh tersebut digunakan untuk mendeteksi suhu tubuh para penumpang dari luar negeri yang masuk atau datang melalui pintu kedatangan pelabuhan.

Sampai saat ini belum ada penumpang yang terindikasi terjangkit virus corona tersebut.

"Belum ada temuan ya atau terdeteksi, semoga tidak ada," ucapnya.

Jika nanti ada temuan maka akan dilakukan penanganan sesuai dengan standar operasional yang berlaku.

"Iya intinya kita dari pengelola pelabuhan sampai saat ini siap melakukan pengawasan terhadap masuknya virus tersebut. Kita sudah berkordinasi dengan semua pihak di pelabuhan baik AVSEC sampai ke petugas sekuriti," sebutnya.

Peningkatan pengawasan setiap hari terus dilakukan sesuai prosedural yang ditetapkan.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved