MAYAT DI DERMAGA BC KARIMUN

Anak Asrin Tak Kuasa Menahan Sedih, Sempat Minta Uang ke Sebelum Hilang

Eka mengatakan ayahnya sempat meminta uang. Ia tidak memberikan uang itu karena khawatir ayahnya mengalami gangguan jiwa pergi sendiri ke Karimun.

|
TribunBatam.id/
Polisi mengevakuasi jenazah Asrin, pria yang ditemukan tewas mengapung dekat dermaga KPPBC Karimun, Selasa (28/1/2020). 

KARIMUN,TRIBUNBATAM.id - Eka tak kuasa menahan sedih. Ia terduduk di kursi yang ada di kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani setelah yakin jika mayat yang ditemukan mengapung di dermaga dekat KPPBC Tanjung Balai Karimun adalah ayahnya.

Eka tampak menangis dan ditenangkan oleh kakak angkat ayahnya, Rubiah.

Kepada TribunBatam.id, Eka menceritakan bila ayahnya, Asrin sempat meminta uang padanya Minggu (26/1/2020) lalu.

Namun Eka tidak memberikannya karena takut ayahnya pergi ke Tanjung Balai Karimun sendirian. Eka punya alasan kuat tidak memberikan uang tersebut kepada ayahnya karena ayahnya menderita gangguan kejiwaan.

"Di hari Minggu itu Bapak bangun terus keluar. Sempat saya kejar pakai motor tapi tidak jumpa," kata Eka, Selasa (28/1/2020).

Keesokan harinya, Eka kembali mencari ayahnya hingga ke kuburan kakeknya. Sayangnya, Eka tidak juga menemukan sang ayah.

Eka berkomunikasi dengan kerabatnya yang ada di Pulau Karimun untuk membantu mencari pria 65 tahun itu.

Karena masih tidak tenang, Eka memutuskan untuk pergi ke Pulau Karimun, Senin (27/1/2020).

Selasa (28/1/2020) pagi, Eka kembali mencari ayahnya. Namun usahanya masih sia-sia. Setelah makan siang, ia baru mendapatkan kabar tentang penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki.

Setelah melihat langsung, Eka akhirnya yakin jika mayat tersebut adalah Asrin. Eka mengenali dari celana pendek berwarna merah yang dipakai Asrin.

Dikabarkan Hilang Selama 2 Hari

Warga Tanjung Batu, Pulau Kundur yang ditemukan tewas mengapung di dermaga dekat Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tanjung Balai Karimun, Asrin ternyata sudah menghilang dari rumah selama dua hari.

Pria 65 tahun ini diketahui sudah dicari pihak keluarga sejak Minggu (26/1/2020). Sayangnya Asrin ditemukan tak bernyawa lagi. Asrin ditemukan tewas di Pulau Karimun.

"Sudah dua hari pergi dari rumah," kata Rubiah, kakak angkat Asrin saat ditemui di ruang Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani.

Asrin Menghilang 2 Hari Sebelum Ditemukan Tewas Mengapung Dekat Dermaga KPPBC Karimun

Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya B Tanjungbalai Karimun dihebohkan penemuan sesosok mayat, Selasa (28/1/2020) siang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved