Senin, 4 Mei 2026

ILC Bahas Harun Masiku, Refly Harun Pesimis pada Pemerintahan Jokowi soal Pemberantasan Korupsi

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun pesimis terhadap pemberantasan korupsi di era Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tayang:
Tribunnews
Refly Harun 

Menurutnya, hal itu adalah tanda pemerintahan kedua Jokowi ini tidak pro terhadap pemberantasan korupsi.

"Jadi dimulai dari tanda-tanda revisi Undang-Undang KPK," kata Refly.

"Seperti pembalap dalam tikungan, tikungan terakhir langsung dia libas."

Lebih lanjut, Refly Harun mengungkit soal pemilihan pimpinan baru KPK.

"Lalu kemudian pemilihan pimpinan KPK, mulai dari pembentukan pansel (panitia seleksi)," kata Refly.

"Tidak hanya 2019, tapi 2015 juga sudah terjadi. "

Bahkan, kecurigaan Refly itu sudah ada sejak periode pertama pemerintahan Jokowi, 2015 lalu.

"Ketika Pak Jokowi menunjuk 9 srikandi karena dia menghindari himpitan kanan dan himpitan kiri," ungkapnya.

"Saya tahu betul waktu itu."

"Karena itu lah menurut saya, kalau kita mau memperbaiki negara ini dan kita kembali pada komitmen pemberantasan korupsi, mari sama-sama," sambung Refly.

Yasonna Laoly Bela Harun Masiku?

Pada kesempatan itu, sebelumnya politisi Partai Demokrat Benny K Harman mengkritik keras keputusan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly, yang memecat Direktur Jenderal (Direjen) Imigrasi Ronny Sompie.

Benny menduga Yasonna Laoly tengah berusaha melindungi kader PDIP, Harun Masiku.

"Oke lah kalau toh betul ada sistem yang salah," ucap Benny.

"Tapi seingat saya kepala humas imigrasi namanya siapa, Arifin Gumilang tanggal 13 Januari 2020 menyampaikan bahwa Masiku sudah ke luar negeri tanggal 6 dan belum kembali," sambungnya.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved