BATAM TERKINI
Modus 8 Kurir Sabu Bisa Lolos Dari Ciuman Anjing Pelacak, Semprotkan Parfum di Tempat Simpan Sabu
Mereka melewati mesin X-Ray detik-detik terakhir saat semua orang sudah berangkat. Selain itu, sepatu yang mereka kenakan juga disemprot dengan mengg
Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Delapan Kurir sabu yang diamankan Petugas BC Batam mempunyai cara sendiri agar barang bawaannya tidak terendus oleh anjing pelacak.
Mereka melewati mesin X-Ray detik-detik terakhir saat semua orang sudah berangkat.
Selain itu, sepatu yang mereka kenakan juga disemprot dengan menggunakan parfum untuk menghalangi penciuman Anjing pelacak.
"Awalnya tujuh orang lolos dari X-ray karena mereka tidak menyimpan barang haram itu didalam tas mereka," sebut Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) BC Batam Susila Brata, Rabu (29/1/2020) sore.
• Keluarga Gelar Nobar, Gadis Asal Karimun Ikuti Ajang Kompetisi Dangdut di Stasiun Televisi Swasta
• VIDEO - Virus Corona Merebak, Agen Travel China Stop Perjalanan Turis ke Batam
• VIDEO - Penerbangan Shenzen China ke Batam Dihentikan
Disini kejelian anggota BC Batam dan Polisi KKP di Pelabuhan di Uji.
Salah seorang kurir dicurigai oleh anggota BC Batam karena gerak-gerik yang cukup mencurigakan.
Kemudian Petugas memeriksa tas bawaan penumpang tersebut.
Awalnya petugas tidak menemukan apa-apa. Hanya saja didalam tas ada bungusan plastik kecil yang mencurigakan.
"Di dalam tas juga ada kotak sepatu. disana kami mulai curiga, dan petugas meminta penumpang itu untuk membuka sepatu," lanjutnya.
Ketika membuka sepatu, pelaku mulai gemetaran dan terliahat panik.
Petugas kemudian menggiringnya ke ruangan pemeriksaan.
Barulah terbongkar disana kalau pelaku membawa sabu dibawah sepatunya.
• Curanmor Beraksi di Parkiran Mal Batam, Mutia Berangkat Kerja Naik Motor, Tapi Pulang Naik Ojek
• Wali kota Syahrul Dukung Proses Hukum Kajari Tanjungpinang, Ungkap Dugaan Kasus Korupsi di BP2RD
Penyidik mulai menekan pelaku dengan menggunakan teknik wawancara. Ia mengatakan ada satu orang teman lainya yang sudah lolos.
"Dari pengakuan 1 orang menjadi 2 kemudian 3 orang dan sampai 8 orang," sebutnya.
Setelah itu mereka juga mengatakan kalau sengaja menyemprotkan Parfum di sepatu mereka agar tidak terlacak oleh anjing pelacak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kurir-sabu-ampar.jpg)