BATAM TERKINI
Bertemu Ian Presscott, Wakil Ketua II DPRD Batam Bantah McDermott Indonesia Bangkrut
Wakil Ketua II DPRD Batam, Ruslan Ali Wasyim membantah kabar bangkrutnya PT McDermott Indonesia.
BATAM.TRIBUNBATAM.id - Wakil Ketua II DPRD Batam, Ruslan Ali Wasyim membantah kabar bangkrutnya PT McDermott Indonesia.
Kepada TribunBatam.id, penegasan Politisi Partai Golkar ini setelah ia bertemu langsing dengan Vice President Asia Pasific for McDermott, Ian Presscott beberapa waktu lalu.
"Tidak ada itu (collapse). Tak ada persolan dan gaji pegawai pun sampai saat ini belum ada yang terganggu," tegasnya, Kamis (30/1/2020).
Kepada Ruslan, Ian Presscott menyebut jika McDermott Indonesia di Batam saat ini sedang berada di Chapter 11.
Sesuai Bab 11 Undang-Undang Kepailitan Amerika Serikat, jika suatu perusahaan berada di Chapter 11 maka status perusahaan itu sendiri mendapat perlindungan agar terhindar dari Kepailitan melalui pemberi pinjaman dan para pemegang obligasi.
"McDermott justru baru saja mendapat suntikan dana segar. Bahkan, perusahaan sekelas American Express dan DHL juga pernah memberikan suntikan dana untuk perusahaan yang berada di Chapter 11. Kalau mereka (McDermott) bangkrut itu kategorinya jika di Chapter 7," ungkapnya.
Ruslan mengatakan, McDermott sendiri sedang mendapat dukungan penuh agar kondisi keuangan perusahaannya kembali sehat. Bahkan dalam waktu dekat, McDermott sendiri akan melebarkan sayapnya ke daerah Timur Tengah.
"Karena kalau dibilang McDermott pailit, kami kaget juga. Pasalnya, perusahaan ini jadi ikon besar di Batam," ucapnya.
Bahkan kabar McDermott bangkrut baginya akan mengganggu iklim investasi di Batam. Selain itu lanjutnya, efek domino kebangkrutan McDermott di Batam juga akan sangat berdampak.
"Kalau benar (collapse), pengangguran bertambah," paparnya. Selain itu, hal ini juga akan berdampak bagi ekonomi warga sekitar perusahaan besar ini, seperti usaha warung makan dan lain sebagainya.
Sebagai anggota legislatif, Ruslan berharap pemerintah dapat mendorong dan menjaga keberadaan McDermott agar lapangan pekerjaan tetap terbuka serta tak menambah masalah baru dengan meningginya angka pengangguran.
Namun, kepada Ruslan pihak McDermott hanya mengeluhkan perihal Upah Minimum Kerja (UMK) di Kota Batam.
Menurut pihak McDermott, UMK di Batam mengkhawatirkan akibat terus naik dari tahun ke tahun.
"Namun masalah ini sesuai dengan KHL (Kebutuhan Hidup Layak). Sebenarnya ini jadi PR bersama, karena harga barang juga harus dikontrol," katanya lagi.
Daya beli menurutnya harus disesuaikan. Sebab jika UMK naik, daya beli turun tentu hal ini akan sia-sia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/wakil-ketua-ii-dprd-batam-ruslan-ali-wasyim.jpg)