Sabtu, 11 April 2026

VIRUS CORONA

Bukti Kebenaran Virus Corona Sudah Tertulis dalam Alquran, Ini Hewan Tertulis Dalam Hadits

Bukti Kebenaran Virus Corona Sudah Tertulis dalam Alquran & Ini Hewan yang Tertulis Dalam Hadits, setahun kemudian ditemukan vaksin Covid-19

Youtube.com
Bukti Kebenaran Virus Corona Sudah Tertulis dalam Alquran, Berikut Hewan yang Tertulis dalam Hadits 

#Bukti Kebenaran Virus Corona Sudah Tertulis dalam Alquran & Ini Hewan yang Tertulis Dalam Hadits

TRIBUNBATAM.id - Korban meninggal virus corona terjus berjatuhan di China, yang kini sudah mencapi lebih 100 orang. 

Hingga saat ini, penderita virus corona meningkat, dari 2.762 orang pada hari Senin lalu meningkat menjadi 4500.

Data terbaru menyebutkan,  virus Corona yang diketahui berasal dari Wuhan, China setidaknya menyebar ke-28 Negara di berbagai dunia.

Dilansir Tribunnews.com, terdapat 31.480 kasus dan 639 orang yang meninggal.

Sementara itu, 1.565 orang dilaporkan sembuh dari virus Corona per Jumat (7/2/2020) pukul 13.29 WIB.

 "Kebanyakan dari korban meninggal berasal dari provinsi Hubei, pusat penyebaran virus Corona," sebagaimana dikutip dari South China Morning Post.

Baca juga: Vaksin Corona Masuk Kepri, Kadinkes: Masyarakat Tak Boleh Menolak, Perintah Presiden

Baca juga: MUI Sebut Vaksin Covid-19 Sinovac Suci dan Halal, Soal Keamanan Vaksin Bukan Wewenangnya

Pemerintah dan otoritas setemat di negeri Tirai Bambu tersebut tengah berusaha agar wabah corona ini tidak meluas.

Dikutip dari beberapa pemberitaan, corona merupakan virus yang sangat berbahaya, virus ini bisa membuat orang yang terjangkiti menderita penyakit pneumonia yakni infeksi yang menyerang jaringan dan kantung udara di paru-paru.

Pemerintah telah mengantisipasi masuknya virus corona ini dengan memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan.

Setiap orang yang baru datang dari luar negeri akan dipantau dengan ketat menggunakan thermal scanner.

Seiring dengan merebaknya virus corona di China yang saat ini disinyalir berawal dari pasar seafood, diduga dari sup kelelawar dan juga kodok atau katak yang mereka konsumsi.

Tapi tahukah kalian ada sebuah hadits yang sangat mansyur yang membahas kedua binatang ini seperti dikutip Sripoku.com melalui kanal YouTube Permana Cuy, Rabu (29/1/2020).

Dari 'Abdullah bin 'Amru, ia berkata, "Janganlah kalian membunuh katak, karena suaranya adalah tasbih. Jangan kalian pula membunuh kelelawar, karena ketika Baitul-Maqdis roboh ia berkata : "Wahai Rabb, berikanlah kekuasaan kepadaku atas lautan hingga aku dapat menenggelamkan mereka." (HR. AL Baihaqi dalam Al-Kubraa 9: 318 dan Ash-Shugraa 8: 293 no. 3907. dan Al-Ma;rifah hal. 456. Al Baihaqi berkata bahwa sanad hadits ini shahih).

Pada kitab yang sama Aisyah Radhiallahuanhu juga menyebut peran besar kelelawar ketika kebakaran melanda Masjidil Aqsa.

Baca juga: Perhatikan Poin Penting Ini Agar tak Terpapar Corona saat Belajar Tatap Muka 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved