BINTAN TERKINI

Warga Bintan Terbantu Hadirnya BUMDes Toapaya, Beli Gas Elpiji dan Air Galon Jadi Mudah

Warga Desa Toapaya, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri kini mudah untuk memperoleh air galon dan gas elpiji 3 Kg setelah hadirnya BUMDes di desa mereka.

Warga Bintan Terbantu Hadirnya BUMDes Toapaya, Beli Gas Elpiji dan Air Galon Jadi Mudah
TribunBatam.id/AlfandiSimamora
Sekretaris Desa (Sekdes) Toapaya, Kabupaten Bintan, Januar. Hadirnya BUMDes di Desa Toapaya membantu masyarakat untuk mendapat air galon isi ulang dan gas elpiji 3 Kg. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Warga Desa Toapaya, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri kini mudah untuk memperoleh air galon dan gas elpiji 3 Kg.

Ini mereka rasakan setelah adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sekretaris Desa Toapaya, Januar mengatakan, masyarakat cukup membayar Rp 18 ribu untuk tabung gas 3 kg , dan untuk air galon hanya Rp 4 ribu saja.

Sebelum adanya bumdes ini, warga ketika membeli gas 3 kg di pangkalan di toko desa hingga mencapai Rp 22 ribu. Begitu juga dengan air galon sebelum warga sempat membeli hingga Rp 7 ribu per galon.

"Letak BUMDes ini bersebalahan dengan kantor desa. Selain mudah dijangkau oleh masyarakat desa, harga yang dijual juga terjangkau," ucapnya, Kamis (30/1/2020).

BUMDes di Desa Toapaya menurutnya juga memiliki usaha lain seperti pertanian dengan andalan kebun duriannya. Selain itu, terdapat ternak seperti ikan nila dan ayam potong.

"Kami juga melakukan kegiatan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), seperti program magrib mengaji, pembuatan sumur bor dan perpustakaan untuk tempat anak-anak Toapaya belajar ketika sudah pulang sekolah. Karena di sana banyak buku yang bisa menambah wawasan anak dan warga sekitar," ujarnya.

Untuk tahun ini, Desa Toapaya berencana akan membangun danau sebagai pendukung usaha yang sudah ada. Danau yang akan dibuat nantinya bakal menyerupai Pulau Bintan.

Januar menyebutkan, tujuan pembuatan danau merupakan sebagai daya tarik wisatawan dalam mempromosikan hasil potensi Desa Toapaya.

Pihaknya berencana membuat kolam pancing di samping danau berikut dengan sejumlah usaha kuliner dan buah-buahan seperti durian dan hasil tanaman yang dijual oleh masyarakat.

"Sebab desa kami bukan seperti desa lain yang memiliki pantai dan bisa di kembangkan untuk wisata. Maka dari itu, dengan adanya danau buatan, Potensi kami yang hanya pada agropolitan bisa di tawarkan kepada wisatawan yang berkunjung," kata Januar.

Halaman
1234
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved