KARIMUN TERKINI
Sempat Tangani Pasien Demam Sepulang dari Malaysia, RSUD Muhammad Sani Karimun: Bukan Kasus Corona
Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun membantah ada pasien yang terindikasi virus corona
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani Kabupaten Karimun membantah ada pasien yang terindikasi virus corona.
Hal tersebut disampaikan oleh dokter spesialis anak RSUD Kabupaten Karimun, dr Ibnu Arif Candra Jaya, Sp.A saat konferensi pers, Jumat (31/1/2020) siang.
"Bukan kasus corona," ujarnya.
Namun sebelum dinyatakan negatif terpapar virus corona, pasien anak berusia delapan tahun itu sempat ditangani secara serius.
Pasalnya, pasien anak berjenis kelamin laki-laki itu menderita demam setelah beberapa hari kembali dari Malaysia.
Bahkan dari sebuah video yang beredar, petugas medis melakukan pemeriksaan dengan menggunakan pakaian pelindung, atau sedang menangani pasien yang sedang diisolasi.
• Aunur Rafiq Tak Merasa Tersaingi, Ada Kader Golkar Selain Dia Maju di Pilkada Karimun; Silahkan
• Warga Menunggu Bantuan, Puting Beliung Rusak 14 Rumah di Moro Karimun, Rerata di Pinggir Laut
"Pasien ini dikhawatirkan karena balik dari Singapur. Kita rawat seperti isolasi, seperti penyakit yang sangat menular, diantaranya sars, mers dan flu burung," jelas Ibnu.
Disampaikan Ibnu, setelah pihaknya melakukan penanganan dan pengamatan, pasien ternyata hanya menderita flu biasa.
"Setelah diamati ternyata bukan. Virus corona itu sebenarnya seperti flu biasa, tapi tipenya beda. Yang berat itu mers dan sars. Kalau kasus ini adalah flu biasa," terangnya.
Turut hadir dalam konferensi pers Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi, Direktur RSUD Muhammad Sani Zulhadi, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Muhammad Sani dr Ade Kristriawan, Kabid Penunjang RSUD Karimun Hermanto dan Kepala IGD RSUD Muhammad Sani dr Zulkifli Dharma.
Pulang dari Malaysia, Seorang Bocah Alami Demam Tinggi
Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun di Karimun dikabarkan mengalami keluhan demam setelah kembali dari luar negeri.
Dari kabar yang diperoleh Tribun, anak tersebut baru kembali dari Malaysia pada tanggal 24 Januari 2020.
Anak itu kemudian dibawa keluarga ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani pada Kamis (31/1/2020) malam.
Adapun keluhan sakit yang dialaminya berupa batuk dan demam. Suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius. Sementara tidak ada keluhan sesak napas.