Selasa, 19 Mei 2026

Terpeleset Dalam Sumur, Seorang Pria Tewas, Sempat Dicari Berjam-jam Oleh Warga

Seorang pria asal Desa/Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek ditemukan meninggal di dalam sumur dekat rumahnya, Minggu (2/1/2020) malam.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
(SWNS.com)
Terpeleset Dalam Sumur, Seorang Pria Tewas, Sempat Dicari Berjam-jam Oleh Warga 

TRENGGALEK, TRIBUNBATAM.id - Seorang Pria tewas didalam sumur. Diduga ia terpeleset saat sedang mencuci motor miliknya.

Seorang pria asal Desa/Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek ditemukan meninggal di dalam sumur dekat rumahnya, Minggu (2/1/2020) malam.

Pria bernama Handoyo (43) itu diduga tewas akibat terpeleset. Soalnya, tinggi dinding sumur dari tanah hanya sekitar 50 meter.

Janda Muda Jual Bayi Hasil Hubungan Cinta Terlarang Dengan Kekasih, Dihargai Rp 25 Juta

Jokowi Buat 4 Kebijakan Baru Untuk China, Larang Pendatang China & Bebas Visa WN China Dihentikan

Adik Gus Dur, Gus Sholah Meningal Dunia, Sempat Keluhkan Ritme Jantungnya yang Tak Beraturan

Lokasi bawah sekitar sumur juga licin karena hujan.

Warga pertama kali menemukan Handoyo di dalam sumur sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelumnya, korban pergi ke ladang di pagi hari.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Handoyo pulang. Lalu ia mencuci motor di sumur tersebut.

Setelah itu, keberadaan Handoyo tak diketahui. Keluarga pun mencarinya ke beberapa tempat. Termasuk ke sawah tempat ia berladang.

Setelah itu, terang Wakapolsek, warga curiga bahwa Handoyo tercebur ke dalam sumur. Soalnya, motor yang ia cuci berada di sana.

"Kondisi sumur terisi air. Didisel oleh warga. Akhirnya korban kelihatan kakinya. Dipastikan meninggal (saat masih di dalam sumur)," imbuhnya.

Komandan Tim Operasi Basarnas Trenggalek Yoni Fariza mengatakan, pihaknya menerima informasi warga tercebur sumur sekitar pukul 20.30 WIB. Proses evakuasi berlangsung sekitar sejam.

Proses evakuasi, kata dia, berjalan lancar. Hanya saja, kondisi sekitar sumur yang sempit ditambah warga yang berkerumun di sekitar titik sumur menyulitkan petugas untuk memasang alat.

"Kedalaman sumur sekitar 10 meter. Sementara diameternya sekitar 1,5 meter. Ini termasuk sumur baru. Bukan sumur lama," kata Yoni.

Saat dievakuasi, lanjut dia, Handoyo sudah dalam keadaan meninggal.

Korban pun langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pengecekan fisik. Keterangan polisi menyebut, tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Tri Rohadi, Kepala Desa Karangan, mengatakan, Handoyo diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. Rencananya, ia akan menjalani pengobatan rutin esok hari.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Berjam-jam Menghilang, Warga Trenggalek Ternyata Sudah Tak Bernyawa di Dalam Sumur

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved