Kamis, 14 Mei 2026

Warga Batuaji Serbu Apotek Beli Masker Sejak Kabar WNI dari Wuhan Singgah ke Batam

Permintaan masker di sejumlah apotek di Batuaji meningkat sejak evakuasi WNI dari Wuhan China, melalui Batam.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBatam.id/IanSitanggang
Penjaga apotek di Batuaji, Minggu (2/2/2020). Pembelian masker di sejumlah apotek dan toko abat di 2 kecamatan meningkat sejak informasi WNI dari Wuhan singgah ke Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Permintaan masker di sejumlah apotek di Batuaji meningkat. Sejak evakuasi Warna Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan Tiongkok China, melalui Bandara udara Hang Nadim Kota Batam, Provinsi Kepri dan dikarantina ke Natuna.

Beberapa apotek di Batuaji mengaku kehabisan stok karena banyaknya warga yang membeli masker.

Karyawan apotek di satu komplek bisnis dan pertokoan Batuaji, Tika mengaku, banyak warga yang membeli masker sejak Sabtu malam. "Dari tadi malam sudah banyak warga yang beli masker," kata Tika, Minggu (2/2/2020).

Dia mengatakan warga yang memesan mayoritas mengetahui rencana pemulangan WNI melalui Batam. "Sempat tanya juga, mereka bilang antisipasi saja," kata Tika.

Karyawan apotek lainnya di Batuaji, Aprilia mengaku penjualan masker sangat meningkat dua hari belakangan.

Dia mengatakan, warga yang memesan masker rata rata yang mengetahui rencana pemulangan WNI melalui Batam.

"Mereka katanya khawatir saja, jadi persiapan kalau keluar rumah,"kata Aprilia.

Di tempat terpisah, Warga Sagulung, Desmi mengaku sulit mendapatkan masker di Sagulung. "Tadi ada beberapa mini market saya tanya. Banyak yang kosong," kata Desmi.

Ia ikut khawatir dengan virus corona tersebut. "Ya kita tidak tahulah, yang jelas kita antisipasilah," kata Desmi.

Harga Masker di Batam Meroket

Harga masker di Kota Batam, Provinsi Kepri meroket. Sejak wabah Virus Corona, ketersediaan masker di apotek dan toko obat sukar dicari.

Kalau ada, harganya melambung menjadi Rp 90 ribu per kotak. Seorang warga Tanjung Piayu, Markus Sitanggang mengaku, ia sudah berkeliling ke sejumlah apotek yang berlokasi di Batam Centre.

"Sekalinya ada, harganya naik berkali lipat. Harga normal Rp 20 ribu, sekalinya ada harganya jadi Rp 90 ribu," ucapnya, Minggu (2/2/2020).

Warga Batam lainnya, Reni mengatakan, pembelian masker biasanya banyak di mini market ataupun apotek. Sayangnya saat ini semakin sulit.

"Harus jalan ke beberapa minimarket atau apotek dulu baru dapat. Karena sering habis," sesal Reni.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved