KEPRI TERKINI

Plt Gubernur Kepri Isdianto dikabarkan Sakit, Zulkifli Minta Doa Masyarakat; Semoga segera Sembuh

Zulkifli membenarkan kalau kondisi kesehatan Isdianto agak terganggu belakangan ini, dan sedang beristirahat di Batam

TRIBUNBATAM.ID/ENDRA KAPUTRA
Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto dikabarkan sakit dan saat ini sedang beristirahat di kediamannya di Batam. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), H. Isdianto jatuh sakit, Senin (3/2/2020).

Plt Kepala Biro Humas Protokol, Dokumen dan Penghubung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, Zulkifli membenarkan kalau kondisi kesehatan Isdianto agak terganggu belakangan ini.

"Ya beliau sedang beristirahat di rumah, Batam," ungkap Zulkifli kepada TRIBUNBATAM.id.

Zulkifli menjelaskan, beberapa hari lalu Plt Gubernur Kepri itu melakukan kunjungan kerja sampai ke pulau-pulau. Karena itu, dokter menyarankan dia untuk beristirahat selama beberapa hari.

"Yang penting, mari doa agar Pak Plt Gubernur segera sembuh dan melakukan aktivitas seperti biasanya," ujar Zulkifli.

Isdianto Bakal Rapat dengan Pihak Swasta

Belum lama ini Isdianto berkunjung ke Bintan. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto akan mengadakan rapat koordinasi dengan pihak swasta terkait adanya limbah minyak hitam yang mencemari pantai di Kabupaten Bintan.

Keberadaan limbah lumpur minyak hitam (sludge oil) yang ditemukan di sejumlah lokasi di pesisir Kabupaten Bintan, sampai ke Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto. 
Menggunakan kapal feri Kepri 01, Isdianto bersama rombongan bergerak menuju Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban, Bintan.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto bersama pejabat terkait lainya mengecek limbah minyak hitam yang di kumpulkan di tempat penyimpanan sementara limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) Nirwana Gardens Resort Lagoi, Selasa (21/1/2020).
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto bersama pejabat terkait lainya mengecek limbah minyak hitam yang di kumpulkan di tempat penyimpanan sementara limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) Nirwana Gardens Resort Lagoi, Selasa (21/1/2020). (tribunbatam.id/istimewa)
Setelah sampai di pelabuhan, Isdianto bergegas menuju Nirwana Gardens untuk melihat limbah minyak hitam yang sudah  di kumpulkan ditempat penyimpanan sementara limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) Nirwana Gardens Resort Lagoi.
"Dengan adanya rapat kordinasi itu, diharapkan dapat membuat barier (oil bump) di garis pantai kawasan BBIR Lagoi untuk menghambat Limbah minyak hitam sampai di pantai," ujarnya, Selasa (21/1/2020). 
Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab menyebutkan, dengan adanya limbah minyak hitam yang mencemari sejumlah pantai di kawasan wisata lagoi menyebabkan berkurangnya peminat turis yang berlibur di Lagoi.
"Wisata yang berkunjung ke lagoi berkurang akibat limbah minyak hitam itu mencemari sejumlah pantai di kawasan lagoi," ucap Abdul Wahab, Selasa (21/1/2020).
Wahab menyampaikan, terdapat 299 drum berisi limbah yang dikumpulkan sejak November 2019 hingga Januari 2020 di sejumlah pantai di lagoi di area BBIR Lagoi. 
"Saya berharap pemerintah bisa segera mengatasi hal ini. Supaya pantai-pantai di lagoi tidak di cemari limbah minyak hitam lagi, dan wisatawan kembali ramai berkunjung ke Lagoi," tuturnya.

(TRIBUNBATAM.id/Thomm Limahekin/Alfandi Simamora)
Penulis: Thom Limahekin
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved