Jumat, 12 Juni 2026

KARIMUN TERKINI

Pemkab Rapat dengan Otoritas Bandara dan BPN Bahas Runway Bandara RHA Karimun

Pemerintah Kabupaten Karimun rapat dengan BPN dan otoritas bandara tindak lanjuti rencana penambahan runway di Bandara Raja Haji Abdullah.

Tayang:
TribunBatam.id/Istimewa
Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Kepala Bandara Raja Haji Abdullah, Fanani Zuhri meninjau bandara, Rabu (5/2/2020). 

Rombongan disambut oleh sejumlah pejabat yakni Bupati Karimun Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Sekda Karimun Firmansyah, Kepala KSOP kelas I TBK Capten Barlet Silalahi, Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur dan sejumlah Pimpinan OP Kabupaten Karimun.

Menurut Budi, Kabupaten Karimun memiliki potensi yang besar pada berbagai sektor.

"Saya melihat Karimun ini memiliki potensi yang besar dari sektor industri dan pariwisata," kata Budi.

Apalagi pemerintah saat ini sedang berupaya meningkatkan infrastruktur di Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq menunjukkan perkembangan pembangunan di Karimun kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Sabtu (2/2/2020).
Bupati Karimun, Aunur Rafiq menunjukkan perkembangan pembangunan di Karimun kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Sabtu (2/2/2020). (TribunBatam.id/ElhadifPutra)

Budi menyampaikan, infrasturktur yang akan ditingkatkan adalah Bandara Raja Haji Abdullah.

Direncanakan, pembangunan bandara dilaksanakan hingga tahun depan. Di antaranya adalah pembangunan run way bandara yang saat ini sepanjang 1.400 meter menjadi 2.000 meter.

"Bandara ini, akan kami kembangkan dengan dana Rp 100 Miliar. Targetnya selesai tahun 2021," ungkapnya.

Budi juga mengimbau agar Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun juga berkomitmen dalam mewujudkannya.

"Tidak mungkin Pemerintah Pusat saja yang berkomitmen, saya minta pak bupati untuk membantu ini," ujarnya.

Susi Air Kembali Beroperasi di Karimun

Kontrak Susi Air untuk rute penerbangan Karimun-Pekanbaru dan Karimun-Dabo Singkep Pulang Pergi (PP) diperpanjang.

Masyarakat Karimun bisa menikmati penerbangan dengan biaya terjangkau dengan harga Rp 308 ribu.

Perpanjangan kontrak maskapai perintis ini dbenarkan oleh Kepala Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun, Fanani Zuhri melalui Kepala Kelompok Teknisi, Kukuh Ariyanto.

Ia mengungkapkan, kontrak perintis maskapai Susi Air berakhir pada 16 Desember 2019. Setelah satu bulan, akhirnya kontrak perintis diperpanjang pada 16 Januari 2020.

Sehingga penumpang kembali membeli tiket sebesar Rp 308.000.

Pesawat milik maskapai Susi Air di Bandara Raja Haji Abdullah Karimun.
Pesawat milik maskapai Susi Air di Bandara Raja Haji Abdullah Karimun. (TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA)
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved