BATAM HOTNEWS

VIDEO - Siswa Korban Bully di Malang, Tubuhnya Diangkat Ramai-ramai dan Dibanting ke Paving

Pihak kepolisian menemukan fakta baru kasus perundungan dan penganiayaan yang diduga dilakukan tujuh siswa di sebuah SMP di Malang terhadap siswa

TRIBUNBATAM.id - Pihak kepolisian menemukan fakta baru kasus perundungan dan penganiayaan yang diduga dilakukan tujuh siswa di sebuah SMP di Malang terhadap siswa berinisial MS (13).

Dari hasil penyelidikan kepolisian, pelaku mengaku melakukan perundungan hingga kekerasan dengan maksud bercanda.

Dari keterangan pelaku, korban diketahui sempat diangkat ramai-ramai oleh para pelaku lalu dijatuhkan ke paving.

Dikutip dari Kompas.com, Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata mengungkapkan, tubuh MS sempat diangkat ramai-ramai, kemudian tubuh korban dibanting ke lantai paving oleh teman-temannya.

Saat itu korban diketahui sedang dalam kondisi terlentang.

Tak hanya itu, korban juga sempat dilempar ke pohon oleh para pelaku dengan cara yang sama.

Diungkapkan oleh Leonardus, para pelaku mengaku melakukan aksi kekerasan pada MS hanya karena iseng.

Kejadian keji tersebut diketahui dilakukan para pelaku saat jam istirahat.

Kasus perundungan yang dialami MS mencuat setelah korban mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Akibat perlakuan tujuh temannya itu, MS kini juga kehilangan jari tengahnya.

Pasalnya, saat dilakukan observasi tim dokter Rumah Sakit Umum Lavalette Kota Malang, tempat MS dirawat, jari tengah MS mengalami luka lebam yang cukup parah sehingga mengharuskan untuk diamputasi.

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved