Jumat, 1 Mei 2026

SEKOLAH SULTAN AGUNG TERBAKAR

Baru Diresmikan September 2019, Gudang Sekolah Sultan Agung Batam Terbakar

Direktur Yayasan Sultan Agung Batam Yuli mengatakan, sumber api berasal dari gudang sekolah. Ruangan gudang baru diresmikan pada September 2019

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM/ALAM
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api saat kebakaran di Sekolah Sultan Agung Batam, Kamis (13/2/2020) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Suasana di Sekolah Sultan Agung Batam mendadak heboh dan ramai, Kamis (13/2/2020) siang.

Para siswa-siswi yang sedang mengikuti proses belajar mengajar berlarian Keluar Ruangan kelas mereka.

Para siswa tersebut lari berhamburan keluar dari ruang kelas dikarenakan kebakaran yang terjadi di gudang yang berada di lantai 3 gedung utama sekolah tersebut.

Direktur Yayasan Sultan Agung Batam Yuli mengatakan, sumber api berasal dari gudang sekolah tersebut.

Ia menuturkan ruangan gudang tersebut baru diresmikan pada September 2019 lalu.

"Pas api menyala, murid masih belajar di ruang masing-masing," ujarnya.

Dari pantauan Tribun di lokasi kejadian, akibat kebakaran itu beberapa karpet rumput sintetis di sekolah ikut hangus terbakar, ada juga beberapa kursi plastik dilahap si jago merah.

Sempat Dikira Bel Istirahat, Ternyata Bunyi Alarm Kebakaran, Sekolah Agung Batam Terbakar

Sekolah Sultan Agung Batam Terbakar, Siswa Dipulangkan Lebih Cepat

Selain barang tersebut terlihat juga tumpukan jaring hitam yang sudah hangus terbakar.

Dari informasi yang dihimpun Tribun Batam, lantai satu gedung utama sekolah itu digunakan untuk ruang belajar SD, sedangkan lantai dua digunakan untuk ruang belajar SMP.

Sementara lantai tiga ruangan yang berdekatan dengan gudang yang terbakar, digunakan untuk ruang belajar SMK penerbangan milik yayasan tersebut.

Sempat Dikira Bel Istirahat

Api mulai berkobar di gudang lantai 3 Sekolah Sultan Agung Batam pada Kamis (13/2/2020) sekitar pukul 12:15 Wib.

Setidaknya ada 4 mobil pemadam kebakaran, satu unit mobil tangki air dan Satu unit watercanon dari Polda Kepri dikerahkan untuk memadamkan api.

Menurut salah seorang saksi yang berada di lokasi kejadian, kurang lebih 20 menit petugas pemadam kebakaran berjibaku dan memadamkan api tersebut.

Sementara itu, seorang murid SD Sultan Agung menceritakan ketika kebakaran terjadi bel di sekolahnya sempat berbunyi. Awalnya ia menyangka itu bel istirahat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved