Jumat, 1 Mei 2026

BATAM TERKINI

Pelabuhan Pelni Batam 'Batal' Pindah ke Sekupang, Ini Lokasi Barunya

Dendi Gustinandar menuturkan, calon lokasi baru berada di Batuampar, tidak jauh dari lokasi saat ini.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/TRI INDARYANI
Penumpang harus berjalan cukup jauh saat akan keluar dari terminal kedatangan Pelabuhan Batuampar Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pelabuhan Pelayaran Indonesia atau Pelni di Batuampar, Batam, batal pindah ke lokasi semula di pelabuhan Beton Sekupang, Batam, Kepri. Setidaknya untuk jangka waktu dekat ini.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam Dendi Gustinandar Kamis (13/2/2020) saat dikonfirmasi menuturkan, calon lokasi baru berada di Batuampar, tidak jauh dari lokasi saat ini.

"Tapi dalam rencana pemindahan ke Dermaga Bintang 99," katanya.

Sesuai rencana, Badan Pengusahaan (BP) Batam manargetkan pelabuhan Pelni dipindahkan pada April 2020 mendatang. Saat ini, tim BP Batam sedang melakukan pengkajian.


"Target pada akhir April sudah bisa digunakan. Progres saat ini sedang dikaji kelayakan dermaga dan alur laut terkait," tuturnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Batam Tohap Erikson Pasaribu menuturkan, pihaknya meminta Pelni dikembalikan ke pelabuhan semula di Sekupang.

Polisi Pasang Police Line di Lokasi Kebakaran Sekolah Sultan Agung Batam

Baru Diresmikan September 2019, Gudang Sekolah Sultan Agung Batam Terbakar


"saya lebih tertarik bagaimana pemindahan pelabuhan Kelud ke Sekupang biar lebih layak digunakan masyarakat," katanya.

Di lain sisi, BP Batam sedang mengembangkan pelabuhan Batuampar. PT Pelindo II bersama mitranya dalam konsorsium PT Pelindo I dan Persero Batam menyampaikan grand design Pelabuhan Kontainer, Batuampar.

Pengembangan pelabuhan disiapkan mulai 2020 ini, untuk menjadi pelabuhan dengan full automatic. Sementara untuk kapasitas, dalam lima tahun kedepan, kapasitas sudah mencapai 2 juta TEUs.

Direktur Utama PT. Pelindo II, Elvyn G. Masassya menjelaskan rencana pengembangan Pelabuhan Batuampar kedepannya. Pihaknya menyiapkan grand design pengembangan Batuampar, dengan nilai investasi, Rp 400 miliar sampai Rp 1,5 triliun

Nilai investasi itu disiapkan untuk pengembangan kapasitas Pelabuhan Batuampar, dari sekitar 350 ribu TEUs menjadi 2 juta TEUs dalam lima tahun kedepan.

Sebelumnya, pelabuhan itu berada di Pelabuhan Beton Sekupang. Tahap meminta, jika tak memungkinkan lagi di Batuampar harus dibalikkan ke lokasi semula.

"Karena hanya itu yang layak. Tapi memang persoalannya adalah itu milik persero. Harus didudukan semua lintas pemerintah terkait. Termasuk pemko Batam," tambah Tahap.

Seperti diketahui, Menteri Perhubungan RI Ignasius Jonan kala itu meminta Pelabuhan Beton Sekupang Kota Batam yang selama ini digunakan untuk pelayaran KM Kelud milik PT Pelni dipindah karena dinilai tidak layak.

"Saya minta Pelabuhan Pelni (Pelabuhan Beton Batam) dipindah ke Batuampar, Senin (20/6) ini juga. Kondisinya sangat tidak layak lagi untuk melayani penumpang mudik," kata Menteri Perhubungan usai meninjau kesiapan pelabuhan tersebut menghadapi musim mudik Lebaran, di Batam, Jumat 17 Juni 2016 saat itu.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved