VIRUS CORONA

Kemenkes Telusuri Riwayat Perjalanan WNA China Dikabarkan Positif Corona Masuk Bali

Yuri mengatakan pihaknya masih menelusuri riwayat perjalanan WNA dari China selama berada di Bali, untuk antisipasi masuknya virus corona di Indonesia

Kemenkes Telusuri Riwayat Perjalanan WNA China Dikabarkan Positif Corona Masuk Bali
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Kabar seorang penumpang dari Wuhan, China yang terjangkit virus corona pada penerbangan JT-2618 dari Bandar Udara Internasional Tianhe Wuhan di Distrik Huangpi, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok (WUH) tujuan Denpasar melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali (DPS) Rabu (22/1/2020) lalu, hingga kini masih ditelusuri kepastiannya.

Hal itu dikatakan Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto, Jumat (14/2/2020).

"Adanya warga negara Cina yang dikabarkan positif nCoV atas nama yang kami tidak tau kelanjutannya, sedang kami telusuri," ujarnya.

"Menindaklanjuti itu, kami pun langsung mengkonfirmasi maskapai yang ditumpangi. Ternyata dari maskapai menyebutkan bahwa ada penumpang atas nama Jin yang melaksanakan penerbangan dari Wuhan ke Bali," sambungnya.







Bahkan dari pihak maskapai menyebutkan, ada dua orang penumpang bernama Jin dalam penerbangan itu. Satu anak-anak, satu lagi dewasa. Mereka menggunakan Garuda dari Bali menuju Shang Hai pada tanggal 28 Januari.

Yuri mengatakan jika seorang WNA tersebut masuk ke Bali tanggal 22 Januari lalu, kemudian pada 28 Januari dia kembali ke negaranya melalui penerbangan Bali masih ditelusuri riwayatnya.

Kisah Perawat Bertahan Siang-Malam Menjaga Bayi Terinfeksi Virus Corona, Nasib Ibunya Tak Terduga

Pesta Ulang Tahun Dibatalkan Akibat Virus Corona, Seorang Pria di China Berniat Bakar Diri

"Namun karena mereka sudah di negaranya membuat kita sulit melacaknya. Bahkan untuk mengantisipasi dugaan ada WNA yang dikabarkan positif nCoV, kita mulai menelusuri riwayat perjalanannya. Kemana saja tempat yang ia kunjungi," katanya.

Bahkan ia menyebutkan pihaknya telah melakukan berbagai analisa dengan mencoba melihat perhitungan waktu.

Selain itu, Yuri juga menjawab pertanyan yang kerap dilontarkan pengamat, bahwa hampir seluruh negara di bagian Asia sudah ada yang terdeteksi virus, namun Indonesia berhasil negatif dari virus itu.

"Jadi stigma warga dunia, kenapa Indonesia belum terdeteksi, sementara kunjungan wisatawan ke Indonesia sangat banyak. Tidak ada yang kita tutup-tutupi, semuanya telah melalui pemeriksaan," ujarnya.

Kata Yuri dari sebanyak 89 spesimen yang telah menjalani pemeriksaan Litbangkes juga telah dinyatakan negatif.

"Jika memang ada yang ditutupi, nanti kan akan dilakukan kroscek lagi oleh WHO dan laboratorium kita juga sudah diverifikasi oleh WHO. Jadi ini memang semua sudah melalui pemeriksaan," ujar Yuri.

(Tribunbatam.id/bereslumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved