BP Batam Dapat Tekanan Pihak yang Ingin Stop Pengembangan Pelabuhan Batuampar

Deputi Bidang Pengusahaan, Syahril Japarin mengakui BP Batam bekerjasama dengan Pelindo untuk pengelolaan dan pembangunan, untuk Batuampar lebih baik

BP Batam Dapat Tekanan Pihak yang Ingin Stop Pengembangan Pelabuhan Batuampar
Tribun Batam/Argianto
Suasana pelabuhan peti kemas di pelabuhan Batuampar Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Deputi Bidang Pengusahaan, Syahril Japarin mengakui BP Batam bekerjasama dengan Pelindo untuk pengelolaan dan pembangunan, untuk Batuampar lebih baik.

Pelabuhan yang saat ini manual, akan dioperasikan full otomatic. Namun, rencana itu mendapat reaksi dari pengusaha dalam negeri.

"Jadi untuk tekanan, malah sekarang lebih banyak dari dalam negeri. Sudah banyak yang datang, yang ingin menyetop kegiatan ini," kata Syahril belum lama ini di Kantor BP Batam.

Pihaknya ingin menjawab keraguan pembangunan dan pengelolaan Batuampar. Diingatkan jika kerjasama sudah diinisiasi sebelum periode mereka.

"Dengan penjelasan ini. Jadi ini menjawab keraguan dan simpang siur yang ada," tuturnya.

Dimana, hal itu dilakukan, diawali perintah Wakil Presiden (Wapres) saat itu, Jusuf Kalla.

Kemudian MoU dengan Pelindo II.

"Kemudian kita tindaklanjuti ke persetujuan administrasi. Hingga akhir tahun lalu persetujuan diperoleh dan Januari disepakati pokok-pokok kesepakatan," beber dia.

Dalam kesepakatan disiapkan langkah agar Batuampar lebih baik. Jika tidak ada kerjasama dengan Pelindo, diyakini Batuampar tidak lebih baik.

"Kalau ini dibiarkan, situasinya bukan akan lebih baik. Tapi malah akan memburuk. Sehingga kita tidak punya daya saing dengan negara tetangga," ujar Syahril.

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved