Kasus Virus Corona Terus Bertambah, Ekonomi Singapura Diprediksi Turun Capai 1,5 Persen

Dampak virus Corona dapat mengurangi 0,5 hingga 1 persen dari pertumbuhan PDB tahun ini di Singapura. Berikut ini prediksi penurunan dari Bloomberg.

Kasus Virus Corona Terus Bertambah, Ekonomi Singapura Diprediksi Turun Capai 1,5 Persen
KOMPAS.com/ ERICSSEN
Warga Singapura terlihat mengantri panjang untuk membayar barang-barang belian mereka di FairPrice Xtra, Vivo City, Singapura, Sabtu Siang (08/02/2020). 

TRIBUNBATAM.id - Singapura menjadi salah satu negara di dunia yang terkena dampak negatif dari penyebaran COVID-19 atau virus Corona.

Tak hanya bermunculan korban positif virus Corona di Singapura, hal ini juga merambah sektor perekonomian.

Ya, angka perkembangan ekonomi di Singapura dikabarkan menurun akibat virus Corona.

Singapura bahkan berencana mengalokasikan anggaran dalam jumlah besar pekan ini untuk mengurangi kerugian dari dampak wabah virus Corona.

Sebelumnya sempat diberitakan, analis memprediksi Negeri Singa bakal menghadapi defisit anggaran terbesar dalam dua dekade terakhir di tahun ini.

Pasalnya, virus Corona dapat mengurangi 0,5-1 persen dari pertumbuhan PDB tahun ini tergantung pada seberapa parah epidemi itu, katanya.

Konfirmasi 3 Kasus Baru COVID-19, Begini Cluster Penularan virus Corona di Singapura

Pemerintah yang akan mempublikasikan estimasi PDB akhir kuartal keempat Senin (17/2/2020) ini, telah memperkirakan pemulihan dari tahun lalu sebesar 0,7 persen, laju pertumbuhan paling lambat dalam satu dekade.

Dikutip dari Bloomberg, kesenjangan fiskal Singapura bakal melebar menjadi 1,5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal pertama tahun ini yang jatuh pada 1 April 2020.

Angka tersebut adalah yang tertinggi sejak tahun fiskal 2001 yang sebesar 1,7 persen.

Sementara untuk deifisit anggaran diprediksi akan sebesar 0,3 persen sementara pemerintah menargetkan defisit anggaran akan sebesar 0,7 persen.

Halaman
12
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved