ANAMBAS TERKINI
Bandara Letung Dikabarkan Bakal Ditutup, Bupati Anambas Ungkap Fakta Terbaru
Bandara Letung, Kecamatan Jemaja dikabarkan bakal ditutup. Begini penjelasan Bupati Anambas Abdul Haris soal kabar itu dan ungkap fakta terbaru.
Pemberian nama jalan itu menurutnya sempat mendapat kritik dari masyarakat Jemaja yang ada di Tanjungpinang.
Melalui Camat Jemaja Timur, masyarakat yang tinggal di Kota Gurindam itu menanyakan tentang kebenaran jalan itu.
Masyarakat akhirnya memahami setelah mendapat penjelasan oleh Camat kalau itu bukan jalan resmi.
"Macam-macam memang nama jalannya. Ada nama Jalan Yuk, Bosan Nih.
Memang untuk lucu-lucuan saja, bukan buat jalan resmi, Makanya dibuat jalan itu," ujar Ariadi saat dihubungi melalui sambungan seluler Sabtu (13/7/2019) malam.
Jalan yang sudah beraspal ini, sayangnya berbanding terbalik dengan kondisi akses jalan menuju Bandara.
Jalan yang masih tanah kuning serta berbatu semisal di jalan raya Pasiran Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur kondisinya memprihatinkan.
Pembangunan akses Bandara itu sebelumnya menjadi program Pemerintah Provinsi Kepri.
Jalan sepanjang 3,35 kilometer, rencananya akan dibagi menjadi dua jalur.
Sampai tahun ini, belum ada aktivitas pembangunan di jalan raya Pasiran yang menjadi akses ke Bandara yang beroperasi 22 November 2016 itu.
Nama Jalan 'Nyleneh' Tuai Protes, Ternyata Ini Tujuan Otoritas Bandara Letung Anambas
Penamaan jalan 'unik' di Bandara Letung, Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri mendapat tanggapan Kepala Bandara Dabo, Andy Hendra Suryaka.
Penamaan jalan di bandara itu, menurutnya menarik dan perhatian wisatawan.
Pengelolaan Bandara Letung di Anambas kini berada di bawah kendali Bandara Dabo Kabupaten Lingga.
• Disebut Tak Sesuai Budaya Melayu, Begini Komentar Warga Soal Nama Jalan Nyleneh di Anambas
"Tujuannya hanya menarik minat dan perhatian wisatawan. Artinya di dalam bandara tidak ada kewajiban untuk diberikan nama jalan karena masih di dalam lingkungan dalam bandara. Masih dalam kesatuan wilayah bandara," ujarnya melalui WhatsApp Selasa (3/9/2019) siang.
Penamaan jalan masih dilakukan, khususnya nama jalan bandara sampai ke akses jalan raya. Jalan ini penting karena menjadi dasar dalam menentukan alamat Bandara Letung.
"Saat ini, hanya lokasi saja yang menjadi identitas kami," ungkapnya.
(tribunbatam.id/rahmatika/septyanmuliarohman)