KECELAKAAN DI BUKIT DAENG

DUA Anak Jadi Korban Kecelakaan di Bukit Daeng Batam, Samsu Ungkap Firasat Sebelum Kematian Anaknya

Samsu, orangtua Sri Wahyuni yang menjadi korban kecelakaan di Bukit Daeng Batam mengungkapkan firasatnya sebelum kematian anaknya.

DUA Anak Jadi Korban Kecelakaan di Bukit Daeng Batam, Samsu Ungkap Firasat Sebelum Kematian Anaknya
Instagram dan TribunJatim.com/Doni Prasetyo
Firasat Samsu, Ayah Sri Wahyuni Korban Kecelakaan Bukit Daeng: Keton Ketonen Wajah Yuni 

DUA Anak Jadi Korban Kecelakaan di Bukit Daeng Batam, Samsu Ungkap Firasat Sebelum Kematian Anaknya

TRIBUNBATAM.id - Samsu tak bisa menyembunyikan perasaan sedihnya saat mengetahui kedua anak kandungnya yang merantau ke Batam menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Bukit Daeng Batam, Senin (17/2/2020).

Apalagi, satu di antara anaknya yakni Sri Wahyuni meninggal dunia 5 hari menjelang hari pernikahannya dengan sang kekasih Arief Wijanarko. 

Orangtua wanita asal Magetan ini mengungkapkan sejumlah hal janggal yang telah dirasakan orangtua Sri Wahyuni sebelum kematian putrinya itu.

 Jenazah Sri Wahyuni Diterbangkan ke Magetan, Ria Dirawat di RS Awal Bros Batam, Begini Kondisinya

Kebersamaan Sri Wahyuni, wanita Magetan yang meninggal H-5 pernikahan, bersama kekasihnya.
Kebersamaan Sri Wahyuni, wanita Magetan yang meninggal H-5 pernikahan, bersama kekasihnya. (Instagram)

Samsu, ayah Sri Wahyuni mengaku beberapa hari merasakan keanehan.

Di antaranya sering terbayang wajah putrinya.

 "Kalau saya tidak pernah dapat firasat apa apa. Tapi beberapa hari, saya "keton ketonen" (terbayang bayang) wajah Yuni (panggilan sayang Sri Wahyuni) dan hati ini seperti tratap tratap," kata Samsu, saat ditemui di rumahnya, Selasa (18/2/2020).

Sementara Mujiyah, ibu Sri Wahyuni, tiga hari sebelum kecelakaan yang menyebabkan anak ketiganya dan satu satunya yang berhasil menempuh jenjang pendidikan tinggi itu meninggal dunia, tiba tiba bangun ditengah malam.

Ia lalu menangis sesegukkan, tapi ketika ditanya ada apa, tidak bisa menjawab.

"Ibunya Yuni, tiga hari berturut-turut tiba tiba bangun dari tidurnya dan menangis sesenggukan, kalau saya tanya, bilang lupa (ora eling). Begitu trus," ujar Samsu.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved