VIRUS CORONA

Kadispar Kepri Buralimar Sebut Belum Ada Pelarangan WNI ke Luar Negeri terkait Corona

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan, kebijakan pemerintah untuk pelarangan bepergian ke luar negeri belum dikeluarkan.

Kadispar Kepri Buralimar Sebut Belum Ada Pelarangan WNI ke Luar Negeri terkait Corona
TRIBUNBATAM/THOM LIMAHEKIN
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Buralimar 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Di tengah wabah virus corona, beredar rumor warga Indonesia dilarang bepergian ke luar negeri.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar membantahnya. Ia mengatakan, kebijakan pemerintah untuk pelarangan bepergian ke luar negeri belum dikeluarkan.

"Pelarangan tak ada. Cuma himbauan untuk mengurangi bepergian ke luar negeri pasti ada. Karena jangan sampai terdampak virus corona," katanya Kamis (20/2/2020) lalu.

Demikian pula halnya dengan wisatawan mancanegara atau wisman. Sejauh ini kata Buralimar belum dikeluarkan. Hanya saja, pemerintah Indonesia melalui Dinas Kesehatan telah dipersiapkan di pintu masuk. Baik bandara maupun pelabuhan laut.






"Diperketat pengecekan setiap penumpang melalui alat deteksi suhu tubuh," tambahnya.

Diakui, sejak Januari 2020 hingga saat ini, ada penurunan kunjungan wisman ke Batam maupun di Kepri. Biasanya kata Buralimar, menjelang Imlek setiap tahun ada peningkatan kunjungan.

"Kemarin ada tapi tak signifikan. Memang pasca Imlek menurun. Tapi kami kira, penurunan itu dampak dari virus corona," ujarnya.

Observasi Jilid 2, Ratusan WNI dari 2 Kapal Pesiar Bakal Dievakuasi terkait Corona, di Natuna Lagi?

Tak Takut Virus Corona, Wisatawan Indonesia Tetap Pergi ke Singapura

Sementara itu, Buralimar mengklaim, kunjungan wisman ke Kepri tahun 2019 memenuhi target sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

"Yang tercapai adalah 2,8 juta orang, dan kunjungan wisman ke Kepri nomor dua setelah Provinsi Bali," katanya.

Angka 2,8 juta itu melebihi target RPJMD 2,3 juta. Namun tidak tercapai secara nasional yang ditargetkan Pemerintah pusat ke Kepri 3,5 juta.

Ia melanjutkan, kunjungan tahun 2019 jika dibandingkan 2018 lalu ada peningkatan. Tahun 2018 kunjungan ke Kepri sebanyak 2,6 juta, target nasional 3 juta dan RPJMD 2,3 juta.

(TribunBatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved