Minggu, 19 April 2026

MAHATHIR MOHAMAD MUNDUR

RESMI, Mahathir Mohamad Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Malaysia

Pengumuman Mahathir hadir tak lama setelah Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim mengaku telah dikhianati

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
TV2 via Malaysia Kini
Mahathir Mohamad (kiri) 

Mahathir Mohamad memenangi pemilihan umum Malaysia, 9 Mei 2018. 

Kemenangan Mahathir atas koalisi yang telah memerintah negara di Asia Tenggara itu sejak kemerdekaan dari Inggris enam dekade lalu itu begitu menakjubkan. Ini menjadi catatan sejarah bahwa pada usia 92 tahun Mahathir akan menjadi pemimpin terpilih tertua di dunia.

Kemenangan Mahathir ini langsung mendapat perhatian luas dari seluruh dunia. Maklum, Mahathir bukanlah sosok yang asing bagi mereka yang sudah menyimak dunia politik hingga awal abad milenium.  

Mahathir bin Mohamad yang lahir pada 10 Juli 1925 adalah seorang politikus kawakan Malaysia.

Dia pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia yang keempat.

Prestasi puncak di dunia politik digaai Mahathir saat menjabat sebagai Perdana Menteri Malaysia dari 1981 hingga 2003.

Durasi panjang itu menjadikan dia sebagai perdana menteri paling lama menjabat di Malaysia. 

Karier politik Mahathir telah membentang lebih dari 70 tahun sejak pertama kali bergabung dengan partai UMNO yang terbentuk pada tahun 1946.

Lahir dan dibesarkan di Alor Setar, Kedah, Mahathir adalah murid yang pandai di sekolah. Tak heran dia berhasil menggondol ijazah dokter. Selain itu Mahathir muda juga aktif berpolitik bergabung Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) partai politik terbesar di Malaysia.

Aktivitasnya di UMNO berhasil membawanya ke kursi parlemen pada tahun 1964. Sayangnya, Mahathir hanya menjabat satu periode sebelum kehilangan kursinya pada pemilu berikutnya dan keluar dari UMNO. 

Ketika Perdana Menteri Abdul Rahman mengundurkan diri, Mahathir kembali memasuki UMNO dan parlemen. Setelah itu karier politiknya mulai menanjak sampai akhirnya dipromosikan masuk kabinet.

Pada tahun 1974, Mahathir menjabat sebagai menteri pendidikan. Tak berapa lama kemudian, persisnya pada 1976 Mahathir menduduki kursi Wakil Perdana Menteri.

Lantas lima tahun kemudian, pada 1981, Mahathir dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia setelah pengunduran diri pendahulunya, Hussein Onn. 

Selama 22 tahun berikut Mahathir terus bertahan di kursinya. Selama itu pula, beberapa kali dia merangkap jabatan antara lan sebagai menteri perdagangan, menteri pertahanan, menteri keuangan, dan menteri dalam negeri.

Selama masa jabatan Mahathir sebagai Perdana Menteri, Malaysia mengalami periode modernisasi yang cepat dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Pemerintahnya memulai serangkaian proyek infrastruktur yang berani. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved