BATAM TERKINI

Malaysia dan Singapura Alami Gejolak Ekonomi, Anggota DPRD Sarankan Hal Ini untuk Batam

Anggota Komisi II DPRD Kota Batam Asnawati Atiq, SE, MM menyarankan Pemko Batam untuk mengambil kesempatan emas ini untuk menarik investasi

Malaysia dan Singapura Alami Gejolak Ekonomi, Anggota DPRD Sarankan Hal Ini untuk Batam
TRIBUNBATAM.ID/LEO HALAWA
Anggota Komisi II DPRD Kota Batam Asnawati Atiq, SE, MM 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dua negara tetangga Singapura dan Malaysia baru-baru ini, dilanda dampak penurunan ekonomi. Bukan rahasia lagi, akibat wabah virus corona, negara yang dipimpin Perdana Menteri Lee Hsien Loong berdampak pada perekonomian negaranya.

Tidak sedikit turis dari negara lain, mengurungkan niatnya pergi ke Singapura karena takut wabah penyakit mematikan itu. Tentu berdampak pada penurunan ekenomi.

Hal yang sama dengan Negeri Jiran Malaysia. Awal pekan ini, Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengundurkan diri. Meski Mahathir Mohamad kembali ditunjuk Raja Malaysia Yang Dipertuan Agung, Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah, sebagai Perdana Menteri sementara.

Pengumuman disampaikan Kepala Sekretaris Pemerintah Datuk Seri Mohd Zuki Ali seperti dilansir Malay Mail, Senin (24/2/2020). Dampak ini juga sangat berdampak negatif bagi perekonomian Malaysia.






Terkait hal ini, Anggota Komisi II DPRD Kota Batam Asnawati Atiq, SE, MM menyarankan Pemko Batam untuk mengambil kesempatan emas ini. Sebab, Kota Batam masih terbuka luas untuk daerah investor.

"Kalau kita lihat, ekonomi kita juga sedang lesu ya. Seperti di beberapa hotel di Batam tampak sepi baru-baru ini. Nah tentu ini, jangan kita terpuruk dalam suasana. Harus bangkit. Dengan kondisi Singapura dan Malaysia kita musti ambil kesempatan emas. Misalkan, permudah investasi dengan kebijakan pengurusan dokumen yang tak sulit," katanya Selasa (25/2/2020).

Apindo Batam Sebut Virus Corona di Singapura Lebih Bahaya Ketimbang Kisruh Politik di Malaysia

Virus Corona dan Mundurnya PM Malaysia Dikhawatirkan Ganggu Ekonomi Kepri

Bagi wanita politisi Partai NasDem ini, mempermudah izin-izin investasi adalah salah satu bentuk kepedulian terhadap peningkatan ekonomi. Bukan rahasia lagi kata dia, beberapa perusahaan di Batam tutup. Dan juga beberapa galangan kapal hengkang dari Tanjunguncang.

Dan beberapa hotel lain dan mal seperti Harbourbay mal tutup.

"Tentu kita harus keluar dari situasi ini. Kita berharap, kolaborasi Pemko dan BP Batam bisa meningkatkan perekonomian kita. Saran saya itu," tambahnya.

(TribunBatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved