Polisi Tembak Pesilat yang Terlibat Kasus Pengeroyokan Kasus Kartasura
Mereka yang ditangkap adalah RN (23) warga Bolon, Colomadu, Karanganyar, NGP (22) warga Pakelan, Karangduren, Sawit, Boyolali, APA (28 tahun) warga Ka
SUKOHARJO, TRIBUNBATAM.id - Polisi menembak pesilat yang lakukan pengeroyokan.
Polres Sukoharjo akhirnya menciduk pelaku pengeroyokan 3 pemuda di di Jalan Kranggan Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo pada pertengahan bulan lalu.
Mereka yang ditangkap adalah RN (23) warga Bolon, Colomadu, Karanganyar, NGP (22) warga Pakelan, Karangduren, Sawit, Boyolali, APA (28 tahun) warga Kapulagan, Kertonatan, Kartasura, dan Y, belum diketahui identitas alamatnya.
• VIDEO Rian Ernest Jatuh Bangun Kumpulkan Dukungan di Pilwako Batam
• Ramalan Zodiak Keuangan Rabu 26 Februari 2020, Cancer Hati-hati, Pisces Ikut Akal Sehat
• WASPADA, Berikut 7 Penyakit Menular yang Bisa Muncul saat Banjir
Namun, 3 orang pemuda yang bernama Muhammad Tutus Saputra (23), Bagas Kanurogo (19) warga Sukoharjo, dan Puthut Joko Sutrisno (16) warga Boyolali gagal menyelamatkan diri.
Mereka jadi korban pengeroyokan kelompok massa tersebut hingga mengalami luka-luka.
Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Nanung Nugroho membenarkan adanya penangkapan tersebut, namun ia masih enggan membeberkan prosesnya.
"Sudah ada penangkapan pelaku kasus pengroyokan di Kartasura," katanya saat dikonfirmasi, Senin (24/2/2020).
Informasi yang diterima TribunSolo.com, salah satu terduga pelaku dilumpuhkan dengan timah panas.
Namun Kasat Reskrim mengaku belum bisa membeberkan kasus tersebut lebih dalam, menunggu penyelidik lebih lanjut karena diperkirakan ada pelaku lain.
Dari informasi yang dihimpun, tiga dari empat pelaku yang ditangkap merupakan anggota sebuah perguruan silat.
Menurut kuasa hukum pelaku, Kamarudin, ketiga terduga pelaku itu ditangkap pada Sabtu (22/2/2020) kemarin.
"Kami mengetahui klien kami di tangkap pada Sabtu kemarin, informasinya satu diantaranya ditembak kaki betis kanan."
"Tapi kami sampai saat ini tidak mendapat pemberitahuan lanjut," kata Kamarudin. (*)
Sayangkan Penembakan
Pimpinan sebuah perguruan silat di Sukoharjo, Gus Imam, yang didampingi kuasa hukumnya, Kamarudin, mendatangi Mapolres Sukoharjo, Senin (24/2/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21-1-2020-kejadian-penembakan.jpg)