ANAMBAS TERKINI

Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, Polres Anambas dan Dishub LH Adakan Focus Grup Discussion

Kapolres Anambas, AKBP Cakhyo Dipo Alam S.I.K. mengatakan dengan FGD ini diharapkan masyarakat peduli terhadap lingkungan

Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, Polres Anambas dan Dishub LH Adakan Focus Grup Discussion
TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA
Polres Anambas dan Dishub LH adakan rapat FGD terkait lingkungan bersih dan aman di wilayah Kepulauan Anambas, Rabu (26/2/2020) 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Polres Kepulauan Anambas bersama Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) rapat Forum Grup Discussion (FGD), di Gedung Seni Adat Melayu Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, pada Rabu (26/2/2020).

Adapun tema pada FGD tersebut yakni "Lingkungan Aman dan Bersih di Wilayah Kepulauan Anambas".

"Dengan FGD ini kita berharap masyarakat peduli terhadap lingkungan, dengan menjaga lingkungan dan peduli terhadap sekitar, atas kepedulian dari masyarakat kita juga berharap supaya Kepulauan Anambas sesuai dengan peraturan perundang-undangan," ucap Kapolres Anambas, AKBP Cakhyo Dipo Alam S.I.K.

Sementara itu Lurah Tarempa Syamsir yang aktif berperan dalam kebersihan lingkungan turut hadir pada FGD tersebut. Ia sangat setuju sekali kegiatan FGD ini diadakan.






"Kita perlu beri sanksi kepada masyarakat yang tidak menjaga kebersihan, seperi membuang sampah tidak pada tempatnya, apalagi kadang ada dari mereka yang secara terang-terangan membuang sampah ke laut, tentunya ini perlu adanya Perda tentang sampah," tegasnya.

Belum Terapkan Sanksi Denda

Sementara itu, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) Kabupaten Kepulauan Anambas belum berani menerapkan denda kepada masyarakat yang terbukti membuang sampah sembarangan.

Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, Ekodesi Amrialdi mengatakan, hal ini terpaksa dilakukan karena sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2018 tentang pengelolaan sampah belum diberikan secara merata oleh masyarakat.

"Sosialisasi masih kami jalankan, tapi belum semua masyarakat yang tahu Perda persampahan ini," ucapnya, Kamis (30/1/2020).

Selain itu, minimnya sarana pendukung seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi kendala dalam menerapkan Peraturan Daerah ini.

Halaman
1234
Penulis: Rahma Tika
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved