Selasa, 14 April 2026

TRIBUN WIKI

Mengenal Kopi Hawaii Kijang, Kopi Legendaris dari Pulau Bintan

Kopi Hawaii Kijang jadi kopi legendaris di Pulau Bintan, Provinsi Kepri. Apa yang membuatnya banyak disukai?

|
TribunBatam.id/Elhadif Putra
Pelanggan di kedai kopi Kijang milik Hazmi Habirullah di Karimun, Provinsi Kepri, Kamis (27/2/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Minum kopi tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat Indonesia, khususnya di Provinsi Kepri.

Peluang ini yang ditangkap Hazmi Habirullah. Dua tahun sudah ia membuka usaha kedai kopinya.

Berlokasi di simpang lampu merah Sei Lakam, kedai kopi miliknya bahkan sudah memiliki banyak pelanggan tetap.

Buka dari pukul 8 pagi hingga 2 dini hari, Hazmi menyediakan kopi Hawai Kijang yang begitu populer di Pulau Bintan, Provinsi Kepri.

Melansir TravelingYuk.com, asal mula populernya kopi ini adalah ketika dibangunnya sebuah kedai bernama Kopi Hawaii.

Kedai ini didirikan oleh seorang warga di kawasan Kijang Kecamatan Bintan Timur pada tahun 1969.

Kopi hitam di kedai ini dikenal juga dengan sebutan kopi O, yang selalu disajikan di dalam cangkir keramik warna putih dengan ornamen khas Tiongkok.

Pengunjung kedai kopi ini pun beragam mulai dari penduduk setempat, wisatawan, bahkan sampai pejabat setempat.

Nama Hawaii disematkan bukan karena sang pendiri berasal dari Hawaii maupun menggunakan kopi dari negara bagian Amerika Serikat, namun merupakan pemberian dari pemimpin kecamatan yang menjabat di kawasan Kijang kala awal kedai ini dibuka.

Kala itu adalah masa kejayaan sebuah perusahaan tambang, banyak pegawai yang menikmati kopi di kedai ini baik saat sarapan atau petang.

Pemiliki kedai Hawaii tidak mempunyai kebun kopi sendiri melainkan mengambil kopi dari Jambi.

Keunikan kopi Hawaii terletak pada cara pembuatan minuman hitam pekat ini.

Kopi dicampur air lalu dimasukkan ke dalam wadah besar dan diaduk menggunakan sendok kayu, cara mengaduknya pun dengan sekuat tenaga.

Cangkir keramik putih direndam dalam air panas, lalu kopi disaring dan dituang ke dalam gelas mungil ini.

Bisa dikatakan itulah yang menyebabkan citarasa kopi ini begitu nikmat, serta tidak berubah semenjak dahulu.

Hanya 2 Orang di Kepri, Pemain Raja Haji Fisabilillah United Tanjungpinang Ikut Seleksi Timnas

HATI-HATI Dalam Bermedsos, Polisi Bentuk Tim Satgas Nusantara Awasi Warganet Jelang Pilkada Serentak

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved