PELANTIKAN PM MALAYSIA

Muhyiddin Yassin Dilantik Sebagai PM Malaysia ke 8, Raja Tolak Bertemu Mahathir Mohamad

Mahathir mengatakan Raja Malaysia sudah menyatakan tak ingin berjumpa dengannya, sehingga ia tak bisa menyampaikan partainya pemilik suara terbanyak

TV2 via Malaysia Kini
Mahathir Mohamad ketika mengucapkan sumpah sebagai Perdana Menteri Malaysia di Istana Negara, Kuala Lumpur, Kamis malam (10/5/2018) waktu setempat. Dia menjadi pemimpin terpilih tertua dia dunia 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah sudah melantik Muyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri Malaysia ke 8, Minggu (1/3). 

Pelantikan Muhyiddin Yassin tampaknya tidak dihadiri Perdana Menteri Interim Dr Mahathir Mohamad.

Dikutip dari situs hmetro.com.my, Mahathir menyebut dirinya tidak diperkenankan berjumpa dengan Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah.

BREAKING NEWS, Raja Malaysia Lantik Muhyiddin Yassin Dilantik Sebagai Perdana Menteri Malaysia

Viral Foto Bayi Cemberut Saat Dilahirkan, Dokter Sampai Bilang: Menangislah Isabela

Bunga Citra Lestari Terhenti di Lirik Kutunggu Kau di Keabadian Saat Nyanyikan Lagu Cinta Sejati

Mahathir mengatakan Raja Malaysia sudah menyatakan tidak ingin berjumpa dengan dirinya, sehingga ia tidak bisa mengatakan partai pendukungnya adalah pemilik suara mayoritas dalam pemilu terakhir.

Karena kondisi itu, kata Mahathir, Pakatan Harapan (PH) tidak akan bisa dokumen dukungan dari 114 anggota parlemen.

"YDPA sudah membut keputusan dan di Muhyiddin sudah diambil sumpah sebagai Perdana Menteri ke-8 pada Minggu pukul 10.30 pagi (waktu setempat atau pukul 09.30 WIB)," katanya.

Mahathir mengatakan dirinya sudah tidak punya peluang untuk memberitahu Raja Malaysia bahwa mereka adalah pemilik suara mayorita.

"Saya tidak ada peluang memberitahu Yang di-Pertuan Agong bahwa dia (Muhyiddin) tidak punya suara mayoritas dan saya tidak dapat lagi berkomunikasi dengan istana," katanya kepada media, di Kuala Lumpur, Minggu (1/3/2020).

Pelantikan Muyiddin Yassin sebagai PM Malaysia ke 8, Minggu, 1 Maret 2020
Pelantikan Muyiddin Yassin sebagai PM Malaysia ke 8, Minggu, 1 Maret 2020 (screenshot video twitter bulletin TV3)

Ketika ditanya adakah dia akan bertemu dengan Yang Dipertuan Agong, Tun Mahathir menjelaskan dia tidak dapat bertemu dengan Yang di-Pertua Agong.

Mahathir mengatakan, partai Pakatan Harapan harus menunggu sidang Dewan Rakyat ( di DPR) untuk menunjukkan mereka memiliki dukungan mayoritas untuk membentuk pemerintahan.

Menurut Dia, peluang PH menguasai pemerintahan kini semakin sulit setelah Presiden Bersatu, Tan Sri Muhyiddin Yassin diambil sumpah sebagai Perdana Menteri.

"PH akan terus berusaha memberitahu rakyat bahwa kami mempunyai dukungan mayoritas di parlemen dan berpeluang membentuk pemerintahan serta menjadi Perdana Menteri," katanya.

Sejumlah anggota parlemen dari Pakatan Harapan sudah datang ke rumah Mahathir Mohamad untuk memberikan dukungan.

tribunbatam.ID/son
Penulis: nandrson
Editor: nandrson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved