TRIBUN WIKI
Kawasan Engku Putri Lokasi Langganan Demo di Batam, Inilah Sejarah Penamaannya
Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kota Batam menggelar demo di kawasan Engku Putri Batam.
Putri dari Raja Ali Haji dari istrinya yang bernama Raja Perak binti Yang Dipertua Muda Riau III Daeng Kamboja ini, merupakan istri ke empat yang dipersunting Raja Mahmud Syah pada tahun 1803 M.
Sebagai mas kawin dari suaminya Raja Mahmud Syah Marhum Besar, Engku Putri diberikan Pulau Penyengat sekitar tahun 1801-1802 M.
Awalnya, Pulau Penyengat berfungsi sebagai kubu/benteng yang dipakai Raja Ali Haji dengan Raja Fisabilillah dalam melawan perang dengan Belanda.
Abad ke-19, Pulau tersebut diserahkan ke Engku Putri.
Tokoh ternama Kepri ini mangkat (meninggal) di Pulau Penyengat pada bulan Juli 1884 M.
Makam Engku Putri Permaisuri Raja Mahmud ini terletak di Pulau Penyengat Indera Sakti, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Kini Pulau Penyengkat merupakan salah satu objek wisata yang kini ramai dikunjungi oleh masyarakat baik Kepri maupun turis mancanegara.
Nama Engku Putri akhirnya diabadikan menjadi nama beberapa jalan dan tempat publik di kota Batam.
Daftar Kantor Pemerintahan di jalan Engku Putri
1. Bank Indonesia
2. Kantor Walikota Batam
3. Kantor DPRD Batam
4. Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Batam
5. Dinas Pariwisata Kota Batam
6. Badan Penanaman Modal Kota Batam
7. Kejaksaan Negeri Batam
8. BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau
Gedung Non Pemerintah
1. Mega Mall
2. Alun-alun Dataran Engku Putri
3. Masjid Raya Batam
4. Monumen Welcome To Batam
Fasilitas Transportasi
Pelabuhan Ferry International Batam Center