Mahasiswi Batam Buang Bayi di Padang, Mengaku Khilaf dan Minta Bantu Rawat Anaknya
Seorang ibu tega membuang bayi yang baru saja ia lahirkan di Kota Padang, Selasa (3/3/2020) malam. Ia juga meninggalkan pesan di samping bayinya.
TRIBUNBATAM.id - Mahasiswi di membuang bayinya di Padang. Ia mengaku saat ini masih berkuliah di Batam.
Hal itu disampaikan perempuan pembuang bayi melalaui secarcik surat saat membuang bayi.
Seorang ibu tega membuang bayi yang baru saja ia lahirkan di Kota Padang, Selasa (3/3/2020) malam. Ia juga meninggalkan pesan di samping bayinya.
Isi pesan yang ibu bayi tersebut tinggalkan seperti ini:
"Terimalah anak ini sebagai anak ibuk".
"Saya masih dalam kuliah".
"Saya telah kilaf. Saya kembali kuliah di Batam".
"Terima kasih Ibuk".
"Hormat saya"
Dilansir SURYAMALANG dari artikel Tribun Padang: Bayi Beralaskan Kresek Ditinggal di Samping Warung di Padang Bersama Secarik Surat: Saya Telah Kilaf diketahui kalau bayi terbuang itu ditemukan sekitar pukul 23.30.
Saat itu bayi terbuang ini hanya dialasi kantong plastik atau kresek berwarna biru.
Sementara sebagai selimut, ada selembar kain yang menutupi tubuh mungilnya.
Secarik surat pun ditemukan bersama sang bayi yang kondisinya masih sehat.
Isi surat mengungkap sedikit alasan hingga bayi berjenis kelamin perempuan itu dibuang.
Bayi yang belum diberi nama itu ditemukan dalam keadaan sehat.
"Jenis kelaminnya perempuan, yang menemukan pertama kali pemilik warung," kata Srisiani (36), seorang warga di sana, Rabu (4/3/2020).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bayi_20171217_110727.jpg)