Minggu, 26 April 2026

Virus Corona Buat Panik! Pasien yang Positif Terjangkit Bantah Pernyataan Pemerintah

Namun belakangan beredar informasi, bahwa kontak WN Jepang dengan pasien itu terjadi di sebuah acara dansa di Jakarta.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan kepada wartawan di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2020). Presiden menyatakan telah memerintahkan para menteri untuk mengingatkan para pejabat publik dan pihak rumah sakit agar tidak membuka data pasien positif corona serta mengajak masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada dan beraktivitas seperti biasa. 

Permintaan untuk tes corona itu diajukan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Depok, tempat keduanya tengah dirawat saat itu.

Setelah mengajukan permintaan tersebut, keduanya justru dipindahkan ke RSPI Sulianti Saroso.

Di rumah sakit itu, spesimen keduanya diambil untuk dites di laboratorium.

Belakangan, pemerintah mengakui bahwa pasienlah yang berinisiatif meminta tes corona setelah mendapat kabar soal WN Jepang.

"Atas berita ini (WN Jepang) ibu dan anak lapor ke RS apa saya tidak ketularan.

Tanggal 1 Maret, dua-duanya dirujuk ke Sulianti Saroso, hari itu diperiksa dan hari itu confirm positif," kata Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sejumlah Pernyataan Pemerintah yang Dibantah Pasien Positif Corona..."

Sumber: Kompas.com
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved