PILKADA KEPRI
Partai Gerindra Koalisi dengan PDIP di Pilkada Kepri, Siap Lawan Isdianto?
Partai Gerindra bakal berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Kepri. Hal ini disampaikan Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
"Saya ikut dan pantaulah, siapa calon gubernur dan kepala daerah di Kepri ini yang main langsung ke Jakarta," ujarnya seraya tersenyum.
Sebagai Ketua partai Gerindra, Syahrul mengontrol 4 kursi di parlemen provinsi.
Dimana dalam preolehan pada Pemilu 2019 lalu. Partai besutan Prabowo ini memperoleh 4 kursi di DPRD Kepri.
Empat kader terbaik Gerindra ini pun duduk menjadi legislator. Diantaranya, Onward Siahaan, Nyanyang, Zainuddin Ahmad, dan Ririn Warsiti.
Untuk mengusung calon Gubernur dan Wakil Gubernur, tidak ada satu partaipun yang memenuhi syarat mendapat perolehan 9 kursi.
Dimana PDIP dan Golkar memperoleh 8 kursi, Nasdem dan PKS 6 kursi, Demokrat dan Gerindra 4 kursi, Hanura dan PKB 3 kursi, PAN 2 kursi, dan PPP 1 kursi.
Artinya dalam Pilgub mendatang, akan terjadi koalisi partai dalam semarak demokrasi serentak.
Jumaga Nadeak: Semoga Romo Setuju
Politisi PDI Perjuangan Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak menyambut baik usulan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra terkait duet Soerya Respationo dengan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepri, Syahrul.
Menurutnya rekam jejak pria yang kini menjabat sebagai Wali kota Tanjungpinang itu dikenal baik, khususnya di masyarakat.
Dengan bergabungnya Syahrul, pemenuhan kuota kursi untuk Pilkada Kepri makin terpenuhi.
Sebelumnya, PKB menyatakan dukungannya ke PDIP.
"Siapa pun orangnya pasti sangat bagus, kalau pak Syahrul berkeinginan untuk bersama-sama kita dalam Pilkada Kepri, saya tidak akan keberatan dan menyambut baik. Beliau orangnya bagus. Dan mudah-mudahan Romo juga akan setuju. Semoga saja harapan ini bisa terwujud," ujarnya, Selasa (3/3/2020).
Ketua DPD PDIP Kepri, Soerya Respationo sebelumnya mendapat pesan dari Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Arief Poyuono.
Pesan tersebut disampaikan Soerya kepada TribunBatam.id, Selasa (3/3/2020).
Tulisan surat itu menyampaikan usulan Arief untuk mengusung Syahrul mewakili Partai Gerindra yang memiliki 4 kursi di DPRD Kepri di Pilgub Kepri.
Dalam surat itu, paling memungkinkan, Gerindra akan berkoalisi dengan PDI Perjuangan agar koalisi permanen antara Gerindra dan PDI Perjuangan untuk pilpres 2024 akan lebih mudah nantinya, dan Gerindra kembali mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres di Pilpres 2024 .
Ya paling engga Gerindra akan minta posisi orang nomor 2 di Kepri nantinya, jika koalisi Gerindra bersama PDI Perjuangan bisa terjadi di Kepri.
Saya berharap PDI Perjuangan bisa mengusung Suryo Respati sebagai Cagub dan Syahrul sebagai Cawagubnya.
Karena semakin cepat Koalisi ini terjadi semakin cepat pasangan Suryo - Syahrul bisa mulai mensosialisasokan program programnya pada masyarakat Kepri.
Gerindra juga berharap Golkar, PKB Dan Nasdem bisa satu barisan nantinya.(TribunBatam.id/Endra Kaputra/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/onward-siahaan.jpg)