Pria Tewas Ditembak setelah Nekat Serang Polisi Gegara Diingatkan, Buat Status Ancaman di Facebook
Pria asal Riau itu melakukan penyerangan kepada polisi, sehingga terpaksa ditembak di tempat karena mengancam petugas.
"Pelaku saat ini diperiksa oleh tim Densus 88 karena karena diduga kuat anggota jaringan pelaku terorisme," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Sandi Nugroho, di Mapolsek Wonokromo.
• KENALI Penyebab dan Pencegahan Demam Berdarah Dengue, Ada 17.820 Kasus di Indonesia
3. Pelaku Biasa Jualan Sempol & Makroni
Di sekitar rumahnya, pelaku dikenal sebagai penjual sempol dan juga makaroni di sekitar kosnya.
IM (30), pelaku penyerangan anggota Polsek Wonokromo Surabaya, tinggal bersama istri dan 3 anaknya di rumah kos Jalan Sidosermo IV Gang 1 nomor 10A.
Di kompleks pemukiman tersebut, pelaku lebih dikenal dengan nama Ali. "Pak Ali biasa berjualan jajanan sempol dan makaroni.
Biasanya dititipkan ke warung-warung," kata Ainul Arif, ketua RT 03/RW 02, Sidosermo, Kecamatan Wonokromo.
• Korban Meninggal Hampir di Angka 5.000, Kasus Pertama di Markas PBB Menyerang Diplomat Filipina
4. Perubahan Dilihat Tetangga
Sebelum ditangkap karena aksi penyerangan di Polsek Wonokromo, tetangga melihat perubahan dalam diri IM dan keluarganya.
"Ali menjadi lebih tertutup sejak mengikuti jemaah pengajian yang lokasinya tidak diketahui," tambah Ainul.
5. Polisi Temukan Banyak Senjata Tajam
Saat memeriksa tas milik terduga teroris IM, polisi menemukan sejumlah benda, seperti senjata tajam, ketapel dengan peluru kelereng, airsoft gun, makanan, dan kertas yang dipenuhi banyak logo ISIS.
"Ada logo ISIS di sebuah kertas yang dibawa pelaku, tentang keterkaitan pelaku dengan organisasi tersebut, masih didalami," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, di Polsek Wonokromo, Sabtu malam.
Barung mengatakan, pelaku hanya diperiksa awal di Mapolsek Wonokromo, lalu dibawa tim Densus 88 untuk diperiksa lebih lanjut.
"Barang-barang yang dibawa pelaku juga disita sebagai barang bukti," ujar dia.
Sebelumnya, pelaku penyerangan diamankan di Mapolsek Wonokromo Surabaya, Sabtu (17/8/2019) sore.
• Aksi Ayu Ting Ting Berbahasa Turki di Depan Suami Cinta Penelope, Taha Arikan Ungkap Artinya
6. Anak dan Istri Diamankan
Anak dan istri terduga teroris pelaku penyerangan di Polsek Wonokromo itu pun sudah dijemput polisi.
Kini, kamar kos tempat mereka tinggal telah dipasangi garis polisi.
Bukan hanya pelaku IM (30) yang diperiksa tim Densus 88 terkait aksi penyerangan di Mapolsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8/2019) sore.
Istri dan ketiga anaknya dijemput polisi dari kamar kosnya, Sabtu malam.
Rumah kos IM terletak di permukiman padat penduduk di Jalan Sidosermo IV Gang 1 nomor 10A Surabaya.
"Tadi dijemput dinaikkan mobil warna hitam. Tadi juga membawa tas," kata Ainul Arif, ketua RT 03/RW 02, Sidosermo, Kecamatan Wonokromo.
IM sendiri lebih dikenal dengan nama Ali di tempat kosnya.
Dia adalah migran dari Kabupaten Sumenep, Madura.
"Sehari-harinya berjualan jajan sempol dan makaroni," ujar Ainul.
IM diamankan di Mapolsek Wonokromo, Surabaya, Sabtu (17/8/2019) sore.
Dia disebut pura-pura melapor dan tiba-tiba menyerang polisi petugas piket dengan senjata tajam.
Akibat serangan tiba-tiba pria tersebut, Aiptu Agus Sumarsono, petugas piket Polsek Wonokromo saat itu menderita luka bacok di kepala, tangan, dan pipi kirinya.
Dalam tas tersebut, polisi menemukan sejumlah benda, seperti senjata tajam, ketapel dengan peluru kelereng, airsoft gun, makanan dan kertas yang dipenuhi banyak logo ISIS.
"Ada logo ISIS di sebuah kertas yang dibawa pelaku, tentang keterkaitan pelaku dengan organisasi tersebut masih didalami," kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera di Polsek Wonokromo Sabtu malam.
Kata Barung, pelaku hanya diperiksa awal di Mapolsek Wonokromo, lalu dibawa tim Densus 88 untuk diperiksa lebih lanjut.
"Barang-barang yang dibawa pelaku juga disita sebagai barang bukti," jelasnya. (TribunMataram.com/ Salma Fenty)
Artikel ini telah tayang di Tribunmataram.com dengan judul POPULER Pria Tewas Ditembak setelah Nekat Serang Polisi Gegara Diingatkan, Buat Status Ancaman di FB, https://mataram.tribunnews.com/2020/03/14/populer-pria-tewas-ditembak-setelah-nekat-serang-polisi-gegara-diingatkan-buat-status-ancaman-di-fb?page=all.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21-1-2020-kejadian-penembakan.jpg)