Pria Tewas Ditembak setelah Nekat Serang Polisi Gegara Diingatkan, Buat Status Ancaman di Facebook
Pria asal Riau itu melakukan penyerangan kepada polisi, sehingga terpaksa ditembak di tempat karena mengancam petugas.
Pria Tewas Ditembak setelah Nekat Serang Polisi Gegara Diingatkan, Buat Status Ancaman di facebook
TRIBUNBATAM.id- Seorang pria tewas ditembak setelah mengancam dan menyerang polisi.
Pria asal Riau itu melakukan penyerangan kepada polisi, sehingga terpaksa ditembak di tempat karena mengancam petugas.
Tak terima diingatkan polisi, seorang pria di Riau tewas setelah mengancam dan menyerang polisi.
Perbuatan pria ngamuk dan menyerang polisi, tewas setelah ditembak di tempat itupun viral.
• Viral Video Gerombolan Burung Putih Mengelilingi Kakbah Mirip Tawaf Saat Sepi Jemaah karena Corona
• Sempat Minta Maaf pada Kapolres, Pria Menolak Ditilang Tewas Ditembak di kantor Polisi Saat Ngamuk
Seorang pria tak dikenal tewas ditembak polisi saat melakukan penyerangan terhadap anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti, Riau.
Sebelum kasus itu terjadi, pria tersebut sempat menulis status di akun Facebook miliknya.
Status tersebut berisi ancaman kepada polisi.
• Ramalan Zodiak Asmara Sabtu 14 Maret 2020, Virgo Masalah, Pasangan Gemini Kecewa, Aquarius Berjarak
• Ramalan Zodiak Kesehatan Sabtu 14 Maret 2020, Gemini Lelah, Libra Stres, Aries Awasi Tekanan Darah
Pria tersebut bahkan mengancam akan menebas leher polisi.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (12/3/2020) malam.
Sunarto menyebutkan, pria tersebut berinisial AH warga Jalan Perjuangan, Kota Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.
"Beberapa jam sebelum menyerang polisi di Mapolres Kepulauan Meranti, AH sempat mengunggah status di akun media sosial Facebook miliknya. Statusnya bernada ancaman terhadap polisi," kata Sunarto.
• Dijuluki Ustadz Tong, Yusuf Subhan Jualan Drum Untuk Bangun Pesantren di Batam
• Detik-detik Muazin Menangis Pilu, Serukan Salat di Rumah Karena Masjid Ditutup
Dia mengatakan, AH membuat status di akun Facebook pada Rabu kemarin, sekitar pukul 09.00 WIB.
Sedangkan, kejadian penyerangan anggota polisi terjadi pada Rabu sore, sekitar pukul 16.45 WIB.
Menurut Sunarto, akun Facebook pelaku hanya bisa diakses oleh sesama temannya atau disetel ke mode privasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/21-1-2020-kejadian-penembakan.jpg)