KECELAKAAN MAUT DI KARIMUN

VIDEO Kondisi Dump Truk dan Motor Ringsek Setelah Kecelakaan Maut di Karimun

Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di Kabupaten Karimun mengalami kerusakan yang sangat parah.

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di Kabupaten Karimun mengalami kerusakan yang sangat parah.

Untuk dump truck bernopol BP 9978 KY diparkirikan di halaman asrama polisi Polres Karimun.

Bagian depan depan truk berwarna kuning tersebut ringsek mengarah ke dalam. Bekas terbakar juga jelas terlihat di bagian depan mobil itu.

Sementara sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi BP 3766 FK yang dikendarai Ph (60) diletakan polisi di parkiran depan kantor Satlantas Polres Karimun.

Sepeda motor tersebut hanya dibaringkan karena telah hangus terbakar.

Diberitakan sebelumnya, laka maut yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor, Ph (60) terjadi di jalan raya pelabuhan Roro Parit Rempak Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis (14/3/2020) sekira pukul 15.00 WIB.

Saat kecelakaan terjadi dump truck sedang bermuatan berupa tanah.

Kedua kendaraan datang dari arah yang sama, yakni dari arah Pelabuhan Roro Parit Rempak menuju Sei Raya.

Kasat Lantas Polrea Karimun, AKP Teuku Fazrial Kenedy yang dikonfirmasi pada Minggu (15/3/2020) mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara pihaknya diduga dump truck menabrak sepeda motor yang ada di depannya.

"Setelah kita olah TKP dengan kondisi terakhir dengan motor di depan dan dump truck di belakang, saya pehatikan mobil yang nabrak motor. Mungkin kelalaian dump truck. Ntah karena keterbatasan jarak pandang atau apa," kata Kenedy.

Setelah tabrakan terjadi, sepeda motor sempat terseret. Diduga kebakaran ditimbulkan ketika sepeda motor tersebut terseret.

"Sepertinya ada percikan api yang mengenai bensin makanya meledak dan terbakar," ujar Kenedy.

Meskipun dugaan awal ada kelalaian, lanjut Kenedy, namun pihaknya masih akan terus mendalami kasus laka maut ini.

"Posisinya kan terseret. Jadi kita akan ukur lagi jarak pengeremannya. Untuk menetukan pelakunya. Kalaupun yang bersangkutan mendahului maka kenapa kendaraan (sepeda motor) bisa sampai di depan. Jangan sampai ada yang salah pula nanti. Dampak awal ada kelalain pengemudi disitu," papar Kenedy. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved