KEBAKARAN HUTAN DI BATAM
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hutan di Komplek Perumahan Begama Sekupang Batam
Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran hutan yang terjadi di komplek Perumahan Begama, Selasa (17/3)
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran hutan di komplek Perumahan Begama, RT 02 RW 09, Kelurahan Sungai Harapan, Sekupang, Selasa (17/3/2020) sore.
Kapolsek Sekupang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Yudi saat meninjau langsung lokasi kebakaran mengatakan, belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran.
"Kita sedang selidiki dulu, jadi belum bisa dipastikan apa penyebab kebakaran itu," ujarnya.
Saat ini pihaknya masih fokus pada upaya pemadaman. Personel Polsek Sekupang ikut dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.
"Ada 15 personel Polsek Sekupang yang kita terjunkan, dan 6 personel Polresta Barelang dan dibantu 2 unit mobil water cannon," ucapnya.
Sementara itu pantauan Tribun, beberapa petugas masih berjaga di titik lokasi api.
3 Hektare Hutan Hangus
Setelah 3 jam bertarung melawan kobaran api, akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan dari Penanggulangan Mitigasi Kebakaran (PMK) BP Batam, Damkar Pemko dan Manggala Agni serta dibantu Polresta Barelang.
Hutan yang berada di komplek Perumahan Begama, RT 02 RW 09, Kelurahan Sungai Harapan, Sekupang itu ludes dilahap api.
Api berhasil dipadamkan sekira pukul 20:00 WIB. Diperkiraan ada seluas 3 hektare hutan yang ludes terbakar.
Kepala Daops Manggala Agni VIII Batam, Chaerul Ginting mengatakan, petugas pemadam mengalami kesulitan untuk memadamkan api.
Hal itu diakibatkan medan hutan yang terjal, perbukitan dan hutan resam ditambah lagi angin kencang membuat api terus merebak.
Chaerul mengatakan, pasokan suplai air juga menjadi kendala bagi petugas damkar untuk cepat meredam kobaran api.
"Perkiraan ada seluas 3 hektare hutan yang terbakar," ujarnya.
Ia menyebutkan upaya pemadaman api melibatkan 3 unit mobil pemadam kebakaran milik BP Batam dan 2 unit mobil water cannon milik Polresta Barelang, dibantu 2 mobil Manggala Agni.