Rabu, 29 April 2026

TRIBUN WIKI

SEJARAH Choreomania, Wabah Aneh Buat Orang Menari Hingga Meninggal Dunia

Choreomania merupakan wabah yang membuat orang menari dengan membabi buta. Beberapa diantaranya ada yang meninggal dunia.

Kompas
Choreomania 

MENGENAL Choreomania, Wabah Aneh Buat Orang Menari Hingga Meninggal Dunia

TRIBUNBATAM.id - Sebelum wabah virus corona atau Covid-19 muncul, sejumlah wabah lainnya juga pernah melanda dunia.

Bila pada umumnya wabah berupa virus yang mengganggu kesehatan, lain halnya dengan Choreomania.

Choreomania bukanlah wabah penyakit seperti flu, infeksi, maupun penyakit kulit menular.

Wabah ini akan membuat orang menari hingga meninggal dunia karena kelelahan.

Sejarah

Wabah Choreomania terjadi pada tahun 1518 di kota Strasbourg, wilayah Kekaisaran Romawi.

Daerah tersebut kini masuk dalam wilayah Prancis.

Melansir berbagai sumber, wabah menari mulai terjadi pada 14 Juli 1518 ketika Frau Troffea, seorang wanita Strasbourg keluar rumah dan menari dengan membabi buta di jalanan.

Ia menari tanpa alasan yang jelas, tanpa musik dan tanpa henti.

Troffea menari selama tiga hari hingga kakinya lecet-lecet dan berlumuran darah.

Orang-orang mengira ia kerasukan setan dan membawanya ke sebuah tempat suci di Pegunungan Vosges.

John Waller, ahli sejarah kedokteran di Michigan State University, dalam bukunya A Time to Dance, A Time to Die menyebut gejala yang dialami Troffea merebak cepat beberapa hari kemudian.

Orang-orang mulai turun ke jalan dan mulai menari tanpa henti.

Hal Ini berlangsung sekitar empat sampai enam hari.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved