TRIBUN WIKI
Flyover Laluan Madani Batam, Jalan Layang dengan Sentuhan Ornamen Khas Melayu
Flyover Laluan Madani merupakan jalan layang di Batam dengan arsitektur berupa ornamen Melayu yang khas.
Filosofi ini mengandung harapan baik, karena bambu merupakan pohon yang tidak mudah tumbang oleh tiupan angin.
Adapun ornamen Lebah Bergayut mencerminkan tentang rumah lebah madu yang dulu banyak terdapat di bumi Melayu Riau.
Lalu pada pilar jembatan terdapat ornamen besar berbentuk Bunga Tudung yang melambangkan perlindungan atau pengayoman.
Sejarah
Flyover Laluan Madani mulai dibangun pada tahun 2015 dan selesai pada tahun 2017.
Adapun pembangunannya sendiri memakan waktu selama 773 hari.
Pembangunan jembatan dikerjakan kontraktor PT. Pembangunan Perumahan (PP) dengan biaya Rp 180 miliar.
Flyover ini diresmikan pada 21 Desember 2017 oleh Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun bersama Wali Kota Batam Muhammad Rudi.
Lokasi
Jalan Sudirman, Taman Baloi, Kecamatan Batam Kota, Batam. (Tribunbatam.id/Widi Wahyuningtyas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/jembatan-fly-over-laluan-madani_20171221_130611.jpg)