Petinju Swedia yang Bikin Pelipis Tyson Fury Harus Dijahit 47 Kali Enggan Tes Covid-19

Selain gangguan indera perasa dan penciuman, Otto Wallin mengaku juga pernah mengalami demam tinggi

twitter/boxingscene
Petinju kelas berat Swedia, Otto Wallin 

"Ibu saya tidak mendapatkan tes Covid-19 karena hanya mengalami gejala flu ringan. Ibu saya sempat demam tinggi, tidak lebih dari sekadar flu," ujar Wallin.

"Dari pengalaman itu, saya memilih untuk tidak melakukan tes. Ketika kehilangan indera perasa dan penciuman, saya sudah yakin (positif Covid-19)," ujar Wallin.

Meski yakin dirinya positif Covid-19, Wallin memastikan kondisinya saat ini baik-baik saja.

Wallin berharap semua orang menaati aturan isolasi mandiri agar pandemi virus corona bisa segera berakhir.

"Saya merasa baik-baik saja. Itu adalah bagian paling menakutkan dari virus ini. Saya belum merasa buruk, tetapi kemungkinan besar saya positif," kata Wallin.

"Itu sebabnya semua orang perlu mengikuti pedoman dan tetap berada di dalam sebanyak mungkin dan terus berlatih menjaga jarak sosial. Ini bisa sangat serius bagi beberapa orang,” ujar Wallin.

Wallin memiliki rekor bagus dengan catatan 20 kemenangan, satu hasil imbang, dan sekali seri dalam dunia tinju kelas berat.

Rekor tidak terkalahkan Wallin pecah ketika berhadapan dengan petinju asal Inggris, Tyson Fury, pertengahan September 2019.

Penampilan Wallin saat itu mendapat sorotan karena membuat Tyson Fury kewalahan selama 12 ronde.

Meski kalah, Wallin membuat pelipis Tyson Fury harus menerima 47 jahitan di pelipis kanannya.

\\

\\

\\

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Petinju Swedia yang Bikin Pelipis Tyson Fury Harus Dijahit 47 Kali Tak Mau Tes Covid-19"
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved