VIRUS CORONA DI BATAM
(HOAX) Walikota Batam Bantah Tutup Pasar dan Mal, 'Karyawan Industri Juga Masih Kerja'
Penutupan pasar, mal dan meliburkan pekerja industri di Batam ternyata hoax. Mal dan pasar tetap boleh buka saat pandemi Corona di Batam
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Walikota Batam ex-officio Kepala BP Batam Muhammad Rudi membantah isu penutupan pasar, mal dan meliburkan pekerja industri di Batam.
Pasalnya, hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemko) maupun BP Batam tidak ada mengeluarkan kebijakan seperti itu.
"Pasar, mal akan ditutup itu hoaks. Pekerja pun dirumahkan itu tak benar. Saya tidak pernah mengeluarkan surat edaran penutupan. Mal dan pasar boleh buka," ujarnya, Jumat (27/3/2020).
Ia juga mengklarifikasi persoalan terkait para pekerja akan diliburkan.
Karena ia tidak pernah menyampaikan bahwa pekerja harus dirumahkan untuk sementara waktu.
"Ada yang bilang seluruh pekerja akan diliburkan. Ini tidak ada, saya tidak pernah menyampaikan demikian, tolong diluruskan," tegasnya.
Menurutnya seluruh Pimpinan Perusahaan harus tetap berpedoman pada surat imbauan Walikota Batam Nomor 263 tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus atau COVID-19.
Dalam hal ini, setiap pimpinan perusahaan diminta untuk melakukan antisipasi penyebaran COVID-19 di ruang lingkup kerjanya.
Kepada pekerjanya dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan.
Seperti perilaku hidup bersih dan sehat.
Ada beberapa cara yang harus diikuti seluruh karyawan.
Yakni melakukan pengecekan suhu tubuh kepada setiap karyawan saat datang dan pulang kerja.
Kemudian, sering mencuci tangan pakai sabun.
Berikutnya, menyediakan hand sanitizer di lingkungan perusahaan.
Lalu menyediakan masker untuk setiap karyawan.
Selanjutnya, menyediakan durasi waktu yang cukup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/20032020kepala-bp-batam-hm-rudi.jpg)