Senin, 27 April 2026

VIRUS CORONA DI BATAM

Singapura Bakal Bantu 10.000 Alat Rapid Test Covid-19 ke Batam

Dalam waktu dekat, Singapura akan membantu 10 ribu rapid test ke Batam, langkah ini untuk menekan penyebaran virus corona

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Direktur Sat Nusa Persada, Abidin Hasibuan bersama pelaku usaha yang tergabung dalam Apindo, PSMTI dan Yayasan Buddha Tzu Chi Batam menyerahkan bantuan 800 rapid test dan uang senilai Rp 2,5 miliar kepada Pemko Batam, Kamis (26/3/2020). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Walikota Batam, HM Rudi mengungkapkan, dalam waktu dekat, Bata, juga akan menerima bantuan alat rapid test dari Singapura. 

Sebelumnya, Perwakilan Singapura sudah menanyakan jenis tipe rapid test yang dibutuhkan di Batam.

"Tadi saya baru diinfo oleh Dubes Singapura mereka akan memberikan 10.000 alat rapid test. Saya bilang silahkan. Saya sudah suruh Didi serahkan tipe rapid test yang kita butuhkan," katanya, Kamis (27/3/2020).

Ia berharap, alat rapid test ini bisa dijadikan alat pengetesan tahap awal pada orang yang membutuhkan.

Nantinya, jika hasilnya positif, maka akan diteruskan pengetesannya ke Jakarta, sementara jika hasilnya negatif maka tidak akan diteruskan.

Tak Ditemukan Gejala Covid-19 Selama Karantina, 38 ODP Kontak Pasien Positif di Batam Dipulangkan

"Karena tidak akurat itu, maka kita mulai dari awal. Kalau hasil di-rapid test kena kita kirim ke Jakarta," katanya.

Lantas berapa kebutuhan rapid test di Kota Batam?

Rudi mengakui seluruh masyarakat kota Batam tanpa terkecuali sebenarnya lebih baik di-test menggunakan rapid test ini.

Namun, menurutnya itu hal yang tidak mungkin karena tidak memiliki biaya yang cukup.

Maka, untuk tahap awal pihaknya akan sesuai alur prosedur suspect.

Tahap pertama, pengetesan dilakukan untuk orang yang sudah berhubungan dengan 3 orang yang positif terpapar virus corona.

"Lalu yang kedua, ada sebanyak 2.063 orang yang merasa demam, flu dan sebagainya," katanya.

Dalam kesempatan itu, Walikota juga tampak membantah ada informasi sebanyak 2.065 warga Batam yang positif terpapar virus corona. Sebab, pasien yang positif hanya 3 orang.

"Saya konferensi pers bersama pak Gubernur beberapa waktu lalu ada warga Batam 2.065 terpapar virus corona. Di kota Batam baru 3 yang terkena dan yang disisir punya gejala. Bukan positif corona. Jadi 2.065 ini hasil penyisiran saja di lapangan," katanya.

Namun hingga saat ini, pihaknya belum bisa membawa 2.065 ini ke asrama haji ataupun ke Rusun Sagulung karena masih menunggu rapid test.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved