Minggu, 10 Mei 2026

VIRUS CORONA DI BINTAN

Lima Kecamatan di Bintan Jadi Perhatian Serius Bupati untuk Disemprot Disinfektan, Cegah Covid-19

Ada lima kecamatan di Bintan yang menjadi perhatian Bupati Bintan, Apri Sujadi terkait penyemprotan disinfektan untuk cegah Covid-19

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Istimewa
Bupati Bintan, Apri Sujadi menyemprot cairan disinfektan di permukiman warga di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri. 

Dalam pertemuan itu, Apri Sujadi juga meminta Tim Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 bekerja lebih cepat dan terukur.

Apri juga mengaku sudah minta Tim Satgas Covid Bintan dapat bekerja progresif, fokus, memiliki indikator kerja, dan timeline yang jelas.

"Harus langsung kerja, lakukan terobosan dan jangan sampai terjebak pada urusan administrasi atau birokrasi, khususnya pengadaan alat-alat kesehatan yang diperlukan guna mendukung antisipasi Covid-19," ujarnya, Selasa (24/3/2020).

Menurutnya, penyemprotan disinfektan merupakan upaya pencegahan yang sifatnya sementara.

"Hal yang paling penting adalah pola pikir masyarakat untuk bagaimana secara serius melakukan upaya penyegahan seperti yang dianjurkan oleh pemerintah," katanya.

Ajak Generasi Muda Terapkan Social Distancing

Anggota DPRD Provinsi Kepri, Hj Deby Maryanti mengingatkan pentingnya sosialisasi pencegahan virus Corona ke masyarakat, khususnya social distancing.

Deby juga menuturkan, bahwa antisipasi Covid-19 dengan cara social distancing sebetulnya efektif selama diikuti masyarakat.

Agar masyarakat mematuhi, mereka harus tahu apa manfaatnya. Maka dari itulah pejabat tingkat bawah difungsikan. Merekalah yang lebih dekat ke masyarakat.

"Perangkat Desa, RT/RW adalah garda terdepan untuk sosialisasi ini. Ini tidak bisa terjadi kalau hanya pemerintah menganjurkan, tapi masyarakat tetap melakukan interaksi. Karena virus yang kita hadapi ini tidak terlihat, tapi penularannya sangat pesat dan tidak pilih-pilih," ujar Deby saat turun ke Desa Kangboi, Kecamatan Toapaya, Selasa (24/3/2020) kemarin.

Deby menambahkan, generasi muda yang kebanyakan tidak mengindahkan imbauan social distancing.
Hal ini juga terjadi di daerah lain. Kelompok usia muda dapat terpapar virus Corona, namun tidak memiliki gejala. Sebab, orang tersebut tidak melakukan isolasi diri sehingga dapat menularkan kepada orang lain.

Hal inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor cepatnya penyebaran. Sebab jika terkena dan tanpa gejala dan kemudian tidak melakukan isolasi diri.

"Problem inilah yang kemudian menjadi hal mendasar dan penyebarannya menjadi cepat. Apabila ini menyebar ke saudara-saudara kita yang usianya lebih tua dan rawan, maka ini akan menjadi permasalahan yang serius untuk keluarga kita," ucapnya.

Minta Warga Tidak Panik

Bupati Bintan Apri Sujadi meminta masyarakat tetap melaksanakan ibadah seperti biasa meskipun ada wabah virus Corona.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved