KEBAKARAN LAHAN DI BINTAN
Lebih dari 3 Jam, Tim Satgas Karhutla Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Lahan Gambut di Bintan Buyu
Tim Satgas Karhutla masih berjibaku memadamkan api yang membakar lahan gambut di Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Minggu (29/3/2020)
Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBINTAN.com,BINTAN - Tim Satgas Karhutla terus berjibaku memadamkan api yang membakar lahan gambut di Kampung Kebun Sari RT 08/RW 04 Km 49 Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.
Tim yang kembali ke lokasi Minggu (29/3/2020) sekira pukul 12.15 WIB, masih terus memadamkan api hingga pukul 4 sore.
Sayang, api belum dapat dipadamkan akibat cuaca panas dan angin yang berhembus di lokasi kebakaran yang tidak mendukung proses pemadaman.
Satu unit mobil bak terbuka berisi tangki air terlihat bolak balik untuk mengisi air di tangki mobil damkar dan mobil water cannon milik Polres Bintan.
Mobil bak terbuka itu diketahui mengambil air dari waduk yang ada di Bintan Buyu sekitar satu kilometer dari lokasi titik kebakaran.
"Api terus merambat di sejumlah titik. Kami masih berjibaku memadamkan api, beruntung jarak pengambilan air hanya satu kilometer, sehingga pemadaman api bisa terus dilakukan," ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Toapaya, Nurwendi, Minggu (29/3/2020).
Akibat dari kebakaran yang terjadi dari Sabtu (28/3) kemarin hingga Minggu (29/3) saat ini lahan gambut yang terbakar sudah mencapai ratusan hektare.
"Lahan gambut yang terbakar dari Sabtu (28/3) kemarin hingga hari di perkirakan sudah ratusan hektare, karena itu kita saat ini terus berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke permukiman warga," ucapnya.
Kerahkan Mobil Water Cannon Polres Bintan
Mobil water cannon milik Polres Bintan dikerahkan untuk membantu memadamkan api yang membakar lahan gambut di Kampung Kebun Sari RT 08/RW 04 Km 49 Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri.
Tim satgas tampak berjibaku memadamkan api. Angin yang berhembus di lokasi tidak mendukung proses pemadaman.
Api terus merambat ke titik lainnya akibat hembusan angin di lokasi.
"Satu mobil water cannon juga dikerahkan dari Polres Bintan untuk memadamkan api," ucap Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Damkar Toapaya, Nurwendi, Minggu (29/3/2020).
Nurwendi mengaku, api yang merambat belum bisa di padamkan hingga saat ini.
"Api masih belum padam, kami masih siaga terus di lokasi," terangnya.
Dari pantauan di lokasi, asap tebal membumbung tinggi di udara dengan cuaca yang lumayan panas di lokasi kebakaran.
Sejumlah kendaraan juga terus bergantian memadamkan api, dan mengisi air untuk melakukan pemadaman dari satu unit mobil yang tangki air yang dikerahkan untuk mengambil air.(TribunBatam.id/Alfandi Simamora)