Selasa, 21 April 2026

Menkes Malaysia; 1.290 Jamaah Tabligh Kluster Masjid Petaling Positif Corona

Selain warga Malaysia yang mengikuti acara itu, ada juga peserta dari Indonesia (696), Filipina (215), Thailand (132), Vietnam (130), Singapura (95).

dok_bernama
Dirjen Kemenkes Malaysia Dr Noor H Abdullah 

TRIBUN-BATAM.id, BATAM -- Otoritas kesehatan Malaysia, Selasa (31/3/2020) mengumumkan kabar terbaru penyebaran pandemi global Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Negeri Jiran itu.

Hasilnya; seperti dilansir dari Kantor Berita Malaysia (Bernama), Selasa, (31/3/2020), ada 1.290 yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Malaysia, Dr Noor Hisham Abdullah menyebutkan hasil mengejutkan itu diperoleh
dari 18.271 orang telah menjalani rapid test COVID-19 dari kluster Jamaah Tabligh Masjid Sri Petaling .

Dari 14.111 sampel sebanyak 1.290 sampel dinyatakan positif. Sedangkan, sisanya 8.083 sampel negatif.

Hingga Rabu (1/4/2020) hari, sebanyak 4.738 masih menunggu hasil uji laboratorium.

 

Pertemuan Jamaah Tabligh di Masjid Seri Petaling, Kuala Lumpur dihelat 28 Februari hingga 1 Maret 2020 lalu.

Dilaporkan sebanyak lebih 10.000 orang hadir dalam pertemuan di masjid tersebut yang melibatkan jamaah dari berbagai negara.

Dari jumlah tersebut lebih separuh terdiri dari jamaah asal Malaysia.

Pengakuan WNI Selama Malaysia Lockdown, Diberi Santunan Rp 6 Juta, Pengangguran Rp 3 Jutaan

52 TKI Ilegal dari Malaysia Masuk Batam Lewat Nongsa, Disergap Tim Patroli Sea Rider

Menteri Kesehatan Malaysia, Adham Baba mengimbau mereka yang menghadiri acara tersebut agar melakukan pemeriksaan kesehatan di 57 rumah sakit pemerintah atau rumah sakit swasta yang mempunyai kemudahan pengujian penyakit tersebut.

Selain warga Malaysia yang mengikuti acara itu,  ada juga peserta dari Indonesia (696), Filipina (215), Thailand (132), Vietnam (130), Singapura (95).

Lalu Kamboja (79), Brunei Darusalam (74), China (35), India (18), Bangladesh (9), Myanmar (6), Aljazair (6), Tunisia (5), Jordan (5), Afrika Selatan (4), Australia (4), Arab Saudi (3), Korea Selatan (2), Gambia (2), Kanada (1), Selandia Baru (1), Jerman (1), Mesir (1), Tanzania (1) dan Jepang (1).

Beda Faksi
Pekan lalu, di Makassar, Indonesia, seperti dilansir dari Tribun Timur, Mustari Baharuddin, Panitia Ijtima Jamaah Tabligh Dunia Zona Asia yang batal menggelar acara di Pakkatto, Gowa, Sulsel, menyebut, Jamaah Tabligh di Petaling berbeda faksi dengan yang datang ke Gowa.
"Kami yang Ijtima Gowa itu dari Jamaah Tabligh Syuro Alamiyah.

Sedangkan pertemuan Jamaah Tablih di Petaling Malaysia, digelar dari faksi Maulana Saad. Tak ada dari kami yang gabung disana," kata Mustari, Minggu (30/3/2020).

Mustari menyebut, sejauh ini pihaknya baru mengidentifikasi dua faksi Jamaah Tabligh di Sulsel dan Indonesia pada umumnya.
“Yang pertama dari Kerung-Kerung itu Jamaah Syura Alamiyah, yang pusat dakwahnya di Jakarta ada di Ancol. Sedangkan faksi kedua kelompok Maulana Saad di Masjid Nurul Ilmi, Jl Hertasning. dan pusatnya di Jakarta di kawasan Kebon Jeruk Jakarta,” ujarnya.

Ribuan jamaah Ijtima Asia 2020 berkumpul di Kompleks Darul Ulum, Dusun Niarannuang, Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Imigrasi Makassar turun melakukan sinkronisasi data jumlah peserta Ijtima Asia 2020, Kamis (19/3/2020) pagi.
Kepala Kantor Imigrasi Makassar, Andi Pallawarukka mengatakan, jumlah peserta dari luar negeri berjumlah 474 orang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved