Selasa, 21 April 2026

VIRUS CORONA DI ARAB SAUDI

UPDATE 110 Kasus Baru Covid-19 di Arab Saudi, Total Jadi 1.563 Kasus: 165 Pulih, 10 Kematian

110 kasus baru virus Corona atau Covid-19 telah dikonfirmasi di Arab Saudi, sehingga totalnya menjadi 1.563 kasus. Arab Saudi dapat pujian dari WHO.

AFP
Masjid Al-Balad, sebuah area bersejarah di Jeddah Arab Saudi (10/1/2020) 

TRIBUNBATAM.id, ARAB SAUDI - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memuji keputusan Raja Arab Saudi, Salman untuk memberikan perawatan medis gratis bagi semua orang di Arab Saudi yang terinfeksi oleh virus Corona.

Dalam briefing hariannya pada hari Selasa, juru bicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly mencatat bahwa keputusan Raja Salman, yang diumumkan pada hari Senin adalah langkah menginspirasi hingga mendapatkan pujian secara global.

"Direktur jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom, menggambarkannya sebagai contoh yang bagus. Mewujudkan makna perawatan kesehatan untuk semua,'" kata Al-Aly.

Dalam sebuah pesan yang diposting di Twitter beberapa jam sebelumnya, Adhanom menulis:

"Inilah yang dimaksud #HealthForAll! Terima kasih banyak @KingSalman atas kepemimpinan dan komitmen Anda untuk memastikan semua orang memiliki akses ke layanan kesehatan yang diperlukan untuk berjuang #COVID19.

Saya harap negara lain akan mengikuti jejak Anda! Solidaritas!"

Apakah Ibadah Haji Tahun 2020 Tetap Digelar Atau Tidak, Ini Pernyataan Pemerintahan Arab Saudi

Tawaran perawatan gratis di fasilitas medis pemerintah dan swasta berlaku untuk semua warga negara dan penduduk, bahkan mereka yang melanggar undang-undang kependudukan.

Al-Aly mengatakan 110 kasus baru virus Corona atau Covid-19 telah dikonfirmasi di Arab Saudi, sehingga totalnya menjadi 1.563 kasus.

Dua kasus baru melibatkan orang-orang yang kembali dari negara lain.

"Tindakan pencegahan diambil segera setelah mereka tiba di Arab Saudi," kata Al-Aly.

108 pasien lainnya tertular virus dari orang lain yang sebelumnya dinyatakan positif.

Tindakan pencegahan diambil dan mereka berada di bawah pengawasan medis.

Jumlah kasus baru terbanyak ada di Riyadh (33), diikuti oleh Jeddah (29), Makkah (20), Qatif (7), Alkhobar (4), Madinah (3), Dammam (3), Hofuf (2), Jazan (2) dan Dhahran (2).

Abha, Khamis Mushait, Khafji, Ras Tanura dan Al-Badayea masing-masing melaporkan satu kasus.

"Sebagian besar pasien ini stabil dan menerima perhatian medis yang diperlukan," kata Al-Aly.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved